
Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel. (Istimewa)
JawaPos.com–PSIM Jogjakarta akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Dewa United FC dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025/26. Pertandingan yang digelar di Banten International Stadium, Serang, Jumat (3/4) pukul 19.00 WIB, menjadi salah satu momen penting bagi Laskar Mataram dalam menjaga posisi mereka di klasemen.
Dengan menyisakan sembilan pertandingan kompetisi super league musim ini, PSIM masih terus berupaya menjauh dari ancaman degradasi. Saat ini, tim asuhan Jean Paul Van Gastel berada di peringkat kedelapan dengan koleksi 38 poin.
Meski terlihat cukup aman, Jean Paul Van Gastel menegaskan, situasi tersebut belum sepenuhnya membuat PSIM tenang. Pelatih asal Belanda itu menyebut PSIM masih membutuhkan tambahan kemenangan untuk benar-benar mengamankan posisi di klasemen super league.
Jean Paul Van Gastel meminta para pemain PSIM tampil fokus dan tidak lengah di sisa laga kompetisi super league. Terutama saat menghadapi Dewa United yang dikenal memiliki kualitas skuad yang solid.
Sejak awal musim, PSIM memang memasang target realistis, yakni bertahan di kasta tertinggi. Prinsip tersebut masih dipegang hingga kini. Van Gastel pun menegaskan bahwa timnya akan berjuang keras setidaknya untuk tidak pulang dengan tangan kosong dari laga tandang ini.
Catatan performa PSIM sejauh ini cukup unik. Dari 25 pertandingan yang telah dijalani, mereka meraih sembilan kemenangan, 11 hasil imbang, dan hanya lima kekalahan.
Jumlah hasil imbang tersebut menjadi yang terbanyak di antara kontestan lain, menunjukkan karakter tim yang sulit dikalahkan meski belum konsisten meraih kemenangan. Laga melawan Dewa United juga menjadi tantangan tersendiri karena berlangsung setelah jeda kompetisi akibat libur Lebaran.
PSIM sempat meliburkan pemain selama enam hari sebelum kembali menjalani persiapan intensif selama dua pekan terakhir. Van Gastel mengakui bahwa kondisi ini bisa menjadi faktor penentu, mengingat ritme permainan tim harus kembali dibangun. Namun dia tetap optimistis anak asuhnya mampu tampil kompetitif.
Di sisi lain, Dewa United bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Tim yang dilatih Jan Olde Riekerink tersebut memiliki pengalaman dan kualitas, termasuk kiprahnya di kompetisi Asia.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
