
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza. (Instagram @mauricio___souza_)
JawaPos.com–Ambisi juara Persija Jakarta belum sepenuhnya padam. Meski baru saja tersungkur, keyakinan tinggi tetap digaungkan jelang duel panas melawan Persebaya Surabaya.
Kekalahan 1-3 dari Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4), menjadi pukulan telak. Hasil itu membuat langkah Macan Kemayoran dalam perburuan gelar semakin terjal.
Jarak poin yang melebar jadi alarm serius bagi Persija Jakarta. Mereka kini tertinggal lima angka dari Borneo FC Samarinda di posisi kedua dan sembilan poin dari Persib Bandung yang kokoh di puncak klasemen.
Situasi ini jelas tidak ideal bagi tim yang sejak awal musim mematok target juara. Setiap kehilangan poin kini terasa mahal di tengah persaingan ketat papan atas Super League 2025/2026.
Pelatih Mauricio Souza tak menampik kondisi tersebut. Dia menilai timnya melakukan kesalahan fatal yang seharusnya bisa dihindari jika ingin bersaing hingga akhir musim.
”Tim yang ingin menjadi juara tidak boleh membiarkan poin terbuang begitu saja, seperti yang kami alami dalam beberapa pertandingan terakhir. Kami kebobolan pada menit ke-49 saat menghadapi Borneo FC, yang merupakan salah satu pesaing terdekat. Kami juga kehilangan poin saat melawan Dewa United,” ujar Mauricio.
Ucapan itu mencerminkan kekecewaan mendalam atas inkonsistensi performa timnya. Dalam beberapa laga krusial, Persija Jakarta justru gagal menjaga momentum.
”Dalam pandangan saya, pertandingan hari ini sebenarnya sudah berada dalam kendali kami, tetapi kami melepaskannya. Kami tidak mampu menjaga performa maksimal hingga akhir laga,” kata Mauricio Souza melanjutkan.
Meski begitu, Mauricio Souza memilih untuk tidak larut dalam keterpurukan. Dia menegaskan peluang juara belum sepenuhnya tertutup selama secara matematis masih memungkinkan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
