
Susy Susanti. (ANTARA)
JawaPos.com - Peraih emas bulu tangkis Olimpiade Barcelona 1992 Susy Susanti menilai layanan pengaduan bagi atlet yang disediakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merupakan bentuk keberpihakan terhadap keselamatan atlet, dikutip dari ANTARA.
"Respons cepat dan keseriusan pemerintah sangat penting agar korban mendapatkan keadilan dan agar kasus serupa tidak kembali terjadi," kata Susy Susanti dalam keterangan resmi Kemenpora di Jakarta, Jumat.
Dia menyampaikan hal itu berkaitan dengan hadirnya layanan pengaduan untuk atlet yang disediakan Kemenpora melalui laman: pengaduan.atlet@kemenpora.go.id.
Layanan itu hadir menyusul kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet panjat tebing oleh pelatih kepala mereka.
Susy menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas munculkan kasus tersebut yang seharusnya tidak boleh terjadi, apalagi di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Sebagai mantan atlet yang berjuang mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional, Susy memahami bahwa setiap atlet mendedikasikan hidupnya dengan melewati hari-hari di pusat pelatihan nasional (pelatnas) untuk menjalani program latihan yang intens dengan satu tujuan, mempersembahkan gelar juara untuk Indonesia.
Oleh sebab itu, lingkungan pelatnas yang kondusif, menjamin keamanan dan keselamatan atlet, serta memberikan ruang untuk berkembang menjadi hal mutlak yang harus diciptakan.
Atlet, kata dia, adalah aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberikan ruang aman untuk berkreasi dan berkembang. Mereka berlatih keras demi mempersembahkan gelar untuk Indonesia bahkan mengangkat nama bangsa di kancah internasional.
"Jadi sangat menyedihkan jika pengabdian mereka ternoda oleh kekerasan," katanya.
Dia pun mendukung penuh kasus tersebut dapat diusut secara tuntas serta mengapresiasi gerak cepat Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir yang memberikan dukungan kepada atlet yang menjadi korban untuk meneruskan kasus ini ke jalur hukum.
Sebagai upaya mitigasi, kata dia, langkah kementerian menghadirkan saluran pengaduan bagi korban yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual juga sangat tepat untuk melindungi atlet.
Susy juga berharap semua pihak yang berkecimpung dalam olahraga agar memiliki integritas untuk menjaga kondusifitas dan keamanan para atlet.
Setiap atlet, kata dia, tentu membutuhkan bimbingan dan dukungan dari ekosistem yang mengelilinginya dalam pelatnas, ataupun saat mengikuti kejuaraan di suatu negara.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
