
Ilustrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). (Dokumentasi JawaPos.com)
JawaPos.com–Mulai 2027, pemerintah daerah diwajibkan memangkas anggaran belanja pegawai hingga 30 persen. Kondisi saat ini, Pemkab Gresik masih aman dengan pagu sekitar 29 persen atau sekitar Rp 986 miliar.
Komposisi itu dipastikan tidak membuat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dipecat. Pada 2026, APBD Kabupaten Gresik dipatok Rp 3,4 triliun. Di mana alokasinya sudah disesuaikan dengan prioritas mandatori spending sebesar 40 persen. Meliputi pendidikan minimal 20 persen hingga kesehatan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Wasil mengatakan, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD) sudah dilaksanakan Pemkab Gresik. Sehingga dengan komposisi fiskal itu dipastikan tidak ada pemecatan pegawai.
”Kita sudah memenuhi, kalau prosentasenya 29 koma sekian persen. Tidak sampai 30 persen sesuai ambang batas UU tersebut,” ucap Achmad Wasil.
Saat ini, APBD berjalan berdasar skala prioritas. Yakni untuk infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan pertanian.
Bahkan hasil monitoring center for prevention (MCP) KPK terkait alokasi anggaran di sejumlah OPD disepakati untuk tidak berproses. ”Nah hasilnya anggaran itu diapakan masuk pada program mandatori spending,” imbuh Achmad Wasil.
Namun alokasi belanja pegawai yang tidak sampai 30 persen itu karena juga tertolong kebijakan pusat. Di mana di lingkungan pemerintahan hanya dibolehkan pegawai dari PPPK dan PNS. Sementara yang honorer saat ini tidak diakhiri pengabdiannya namun hanya berubah status. Yakni menjadi outsourcing.
”Kalau ini masuk belanja pegawai, porsinya bisa sampai 39 persen. Tapi ini kan pakainya belanja barang dan jasa,” jelas Achmad Wasil.
Mayoritas honorer outsourcing itu adalah guru, jumlahnya sekitar 400 orang. Belum lagi tenaga kependidikan yang jumlahnya juga ratusan. Termasuk pasukan kuning milik Dinas Lingkungan Hidup.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022