JawaPos.com–Barcelona berhasil membawa pulang kemenangan dramatis 2-1 atas Atletico Madrid dalam laga penting La Liga. Situasi itu membuat Barcelona kini unggul tujuh poin di puncak klasemen dan semakin dekat dengan peluang mempertahankan gelar. Sebab sebelumnya, Real Madrid tumbang dari Mallorca.
Meski begitu, melansir Mundo Deportivo, Hansi Flick memilih untuk tetap tenang. Pelatih asal Jerman itu mengaku senang dengan hasil yang diraih timnya, tetapi dia menegaskan bahwa musim belum selesai dan Barcelona belum memenangkan apa pun.
”Semua orang senang, tetapi kami tidak akan terlalu merayakan. Ini belum selesai, dan dalam beberapa hari lagi kami akan menghadapi pertandingan lain melawan tim hebat. Pekerjaan belum selesai,” ujar Hansi Flick.
Baca Juga: Jelang Lawan Bayern Munchen, Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa Berencana Cadangkan Tiga Pemain Ini
Flick juga menolak membicarakan kekalahan Real Madrid dari Mallorca. Menurut dia, fokus Barcelona hanyalah menjalankan tugas mereka sendiri tanpa melihat hasil tim lain.
”Saya tidak melihat tim lain. Kami harus melakukan tugas kami. Kami telah melakukannya, dan itu bagus, tetapi kami juga memiliki masalah fisik dengan Ronald Araujo dan Marc Bernal yang mengalami masalah pergelangan kaki. Kami harus melakukan tugas kami dan mempertahankan semangat untuk memenangkan pertandingan; setiap pertandingan penting, berbeda, dan sulit,” papar Hamsil Flick.
Barcelona memang harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan tersebut. Atletico bermain dengan 10 orang setelah Nico Gonzalez mendapat kartu merah, tetapi mereka tetap mampu bertahan dengan disiplin dan membuat Barcelona frustrasi sepanjang pertandingan.
Flick mengaku puas karena para pemainnya tidak menyerah sampai peluit akhir.
”Kami bermain melawan tim yang kekurangan satu pemain, dan mereka bertahan dengan sangat baik, tetapi kami mencoba segalanya sampai akhirnya mencetak gol,” tutur Hansi Flick.
Dia menilai kemenangan di kandang Atletico selalu punya nilai lebih karena atmosfer stadion yang sangat intens. ”Tiga poin ini sangat berharga. Tidak mudah bermain di sini, melawan tim hebat, karena atmosfernya yang sangat intens,” tandas Hansi Flick.
Meski menang, Flick langsung mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya di Liga Champions, di mana Barcelona akan kembali menghadapi Atletico Madrid.
”Liga Champions berbeda, dan semua orang ingin berada di semifinal. Kita perlu beristirahat dan mempersiapkan diri untuk pertandingan penting ini di kandang. Inilah jenis pertandingan yang kita perjuangkan,” terang Hansi Flick.
Flick juga memberikan pujian kepada lini belakang Barcelona, khususnya Pau Cubarsi dan Gerard Martin. Selain itu, dia juga membahas gestur marah Lamine Yamal di akhir pertandingan. Menurut Flick, reaksi tersebut murni karena rasa frustrasi sang pemain yang gagal mencetak gol meski tampil sangat aktif sepanjang laga.
Baca Juga: Persijap Jepara Bidik Poin di Kediri, Firman Ramadhan Tegaskan Kesiapan Tim Hadapi Persik
”Itu disebabkan oleh emosinya dalam situasi tertentu. Dia berusaha, berusaha, dan terus berusaha, tetapi tidak bisa mencetak gol. Dia selalu terus mencoba. Saat Anda menguasai bola, dia selalu siap, dan itu bagus bagi saya. Saya tidak punya alasan untuk mengkritiknya,” ucap Hansi Flick.
Flick juga membela keputusan wasit yang membatalkan kartu merah Gerard Martin. Menurut dia, Gerard Martin berhasil menghalau bola dan itu bukan penalti.
”Saya belum melihat tayangan ulangnya, tetapi menurut saya, dia mendapatkan bola,” terang Hansi Flick.
Baca Juga: Usai Antar Negaranya ke Piala Afrika 2027, Tujuh Pemain Timnas Eritrea Dilaporkan Menghilang
Sementara itu, saat ditanya soal masa depan Robert Lewandowski dan Marcus Rashford, Flick memilih untuk tidak terburu-buru. Fokus utama tim saat ini adalah menyelesaikan musim sebaik mungkin.
Bagi Flick, kemenangan atas Atletico memang sangat penting. Namun yang lebih penting adalah menjaga fokus, karena Barcelona masih memiliki delapan pertandingan tersisa dan tantangan besar berikutnya sudah menunggu di Liga Champions.