
Pada Hari Raya Paskah 2026, Uskup Surabaya, Mgr Agustinus Tri Budi Utomo mengingatkan tugas gereja bukan berpolitik, melainkan melayani umat beribadah, Minggu (5/4). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Di tengah suka cita perayaan Hari Raya Paskah 2026 di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus Surabaya, Uskup Surabaya, Mgr Agustinus Tri Budi Utomo (Didik) mengingatkan tugas gereja bukan berpolitik.
Pernyataan itu dinilai relevan di tengah dinamika sosial politik saat ini. Mgr Didik menekankan gereja harus tetap fokus pada pelayanan ibadah umat, bukan terlibat dalam kepentingan kekuasaan maupun politik praktis.
"Tugas gereja yang pertama adalah beribadah, jadi tugas gereja itu bukan berpolitik tugas gereja untuk yang lain-lain," ucap Mgr Didik kepada JawaPos.com setelah memimpin Misa Paskah pada Minggu (5/4).
Menurutnya, kedewasaan iman umat Kristiani dapat dilihat dari pelaksanaan lima tugas pokok gereja, yang berlandaskan nilai spiritual dan kemanusiaan, bukan didorong oleh kepentingan politik semata.
"Dewasa disini yaitu dengan mewujudkan 5 tugas gereja. Pertama beribadah, tugas kedua mewartakan apa yang baik bagi sesama, kebenaran yang datang dari Tuhan sendiri, jadi jiwa semangat Injil diwartakan," imbuhnya.
Tugas ketiga gereja adalah memperkuat persatuan dengan membangun kebersamaan yang rukun, solid, dan saling mendukung. Tugas selanjutnya menitikberatkan pada pelayanan bagi umat yang membutuhkan bantuan.
"Lalu (tugas) yang kelima adalah kesaksian hidup, menjadi contoh kebaikan bagi sesama. Itu yang disebut dengan dewasa. Nah dalam pekan suci ini, renungan yang saya berikan adalah mengampuni masa lalu," ucap Mgr Didik.
Ia mengajak umat Kristiani agar tidak terpengaruh tekanan, perpecahan, maupun derasnya kritik di media sosial. Tantangan hidup diibaratkan batu besar yang menghalangi langkah, termasuk masalah dan kesulitan.
"Bahwa kita sering kali terhambat atau menjadi berhenti saat berhadapan dengan 'batu besar' yang menghalangi, juga banyak hal salah dan dosa tahun lalu yang membuat kita malu dan terbelenggu," tuturnya.
Di tengah berbagai dilema, Hari Raya Paskah menjadi momentum untuk bangkit, meneladani Yesus yang mengalahkan kematian. Umat diajak tidak terus terjebak masa lalu atau menyalahkan pihak lain.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
