
seseorang yang merasa tidak dicintai anak-anaknya./Freepik/Dragana Stock
JawaPos.com - Hubungan antara orang tua dan anak sering dianggap sebagai hubungan yang paling kuat dalam kehidupan. Banyak orang tua percaya bahwa kasih sayang mereka kepada anak akan selalu dibalas dengan cinta yang sama. Namun, dalam kenyataannya, ketika anak-anak sudah dewasa, dinamika hubungan bisa berubah.
Sebagian orang tua mulai merasa bahwa anak-anak mereka tidak lagi mencintai atau menghargai mereka seperti dulu. Perasaan ini bisa sangat menyakitkan. Mereka mungkin merasa diabaikan, dilupakan, atau tidak dihargai.
Namun menurut psikologi, perasaan ini tidak selalu muncul karena anak-anak benar-benar tidak mencintai orang tua mereka. Terkadang, pola perilaku atau sifat tertentu pada orang tua justru tanpa disadari membuat hubungan menjadi renggang.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (14/3), terdapat tujuh sifat yang sering dimiliki oleh orang tua yang merasa anak-anak dewasa mereka tidak mencintai mereka.
1. Terlalu Mengontrol Kehidupan Anak
Salah satu sifat yang paling sering muncul adalah kecenderungan untuk terus mengontrol kehidupan anak, bahkan ketika anak sudah dewasa.
Beberapa orang tua merasa bahwa mereka tahu yang terbaik untuk anak mereka. Mereka memberi saran tentang pekerjaan, pasangan, cara mengasuh anak, hingga keputusan keuangan. Niatnya memang baik, tetapi jika dilakukan terus-menerus, anak bisa merasa tidak dipercaya untuk mengatur hidupnya sendiri.
Dalam psikologi, orang dewasa memiliki kebutuhan kuat untuk merasa mandiri dan dihargai sebagai individu. Jika orang tua terus mengontrol atau mengkritik keputusan mereka, anak bisa mulai menjaga jarak secara emosional.
Bukan karena mereka tidak mencintai orang tuanya, tetapi karena mereka ingin menjaga batasan yang sehat.
2. Sering Menggunakan Rasa Bersalah (Guilt)
Beberapa orang tua tanpa sadar menggunakan rasa bersalah untuk mendapatkan perhatian atau kedekatan dari anak.
Contohnya seperti mengatakan:
“Dulu ibu sudah berkorban banyak untuk kamu.”
“Sekarang kamu sudah sukses, tapi lupa sama orang tua.”
“Kamu jarang pulang, ibu jadi sedih.”
Kalimat seperti ini mungkin diucapkan karena rasa rindu atau kesepian. Namun jika sering dilakukan, anak bisa merasa tertekan secara emosional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
