Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Maret 2026, 20.45 WIB

Sering Scrolling Media Sosial, 7 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Ada Pada Dirimu

Ilustrasi orang yang scrolling media sosial secara terus-menerus.(Unsplash.com/PriscillaDuPreez) - Image

Ilustrasi orang yang scrolling media sosial secara terus-menerus.(Unsplash.com/PriscillaDuPreez)

Mereka tidak memiliki cara lain untuk menghabiskan waktu, selain melihat sebuah konten lucu dan ramai di media sosial. 

Salah satu tanda yang paling jelas dari orang yang terjebak scrolling media sosial adalah gangguan tidur. 

Studi menunjukkan korelasi kuat antara pengguna ponsel di malam hari dengan penurunan kualitas tidur dan peningkatan insomnia. 

Mengonsumsi konten negatif dan hal viral yang meresahkan secara terus menerus dapat memicu kelelahan emosional. 

Orang yang lupa akan kehidupan nyata dan terjebak dalam scrolling media sosial akan terjebak pada informasi negatif tanpa akhir, sehingga mereka mendapatkan lelah emosi. 

Salah satu jebakan informasi di media sosial adalah merasa tahu tentang hal yang terjadi. 

Padahal yang sebenarnya terjadi adalah banyak orang mengalami kebanjiran informasi, di mana volume berita yang terbaca menjadi sulit dicerna.

Psikolog Daniel Kahneman menjelaskan bagaimana bias kognitif yang terjadi dapat mendistorsi pemikiran seseorang. 

Dalam kasus ini, seseorang akan melebih-lebihkan pentingnya informasi yang mudah diingat. Padahal yang diingat hanyalah judul sensasional, tanpa mengerti substansi yang termuat. 

Orang yang kerjanya scrolling media sosial terus menerus akan terjebak dalam sebuah hubungan fana dunia maya. 

Namun, yang terjadi adalah mereka kehilangan hubungan nyata secara sosial kepada orang di sekitarnya. 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore