
Makan makanan yang ramah lambung adalah salah satu tips efektif mengurangi asam lambung saat puasa Ramadhan (freepik)
Zat berbahaya dari rokok maupun alkohol dapat melemahkan katup esofagus di bagian bawah lambung. Selain itu, Anda harus senantiasa memperhatikan posisi tubuh saat berbaring agar cairan tidak berbalik. Sebaiknya Anda mulai biasakan tidur dengan posisi kepala yang sedikit lebih tinggi daripada badan.
Kelola Stres dan Emosi Pikiran
Kondisi stres dan berbagai tekanan emosional punya pengaruh kuat terhadap kesehatan sistem pencernaan manusia. Pikiran yang terlalu tegang bisa langsung memicu peningkatan produksi asam lambung secara drastis seketika. Anda harus semakin pandai mengelola tingkat stres agar penyakit asam lambung ini tidak mudah kambuh.
Sempatkan sedikit waktu luang untuk sekadar melakukan teknik relaksasi ringan guna menenangkan beban pikiran. Anda bisa mencoba latihan pernapasan dalam, bermeditasi tenang, atau memperbanyak zikir seusai waktu berbuka. Pastikan juga Anda mendapatkan durasi tidur malam yang cukup agar tubuh tidak mudah kelelahan.
Konsultasi dan Gunakan Obat Medis
Sebagian besar penderita asam lambung mungkin sedang berada dalam fase pengobatan rutin dari dokter spesialis. Anda tidak boleh menghentikan konsumsi obat secara sembarangan tanpa adanya petunjuk jelas dari ahlinya. Tanyakan langsung kepada dokter terkait penyesuaian jadwal minum obat yang aman saat sedang berpuasa.
Langkah penanganan medis wajib diambil jika semua upaya pencegahan mandiri tidak membuahkan hasil positif. Jangan pernah menunda untuk segera memeriksakan diri apabila gejala asam lambung terus berlanjut parah. Evaluasi dari pihak dokter sangat dibutuhkan agar Anda mendapatkan penanganan yang paling tepat sasaran.
“Konsultasi dengan dokter sebelum berpuasa sangat dianjurkan bagi penderita GERD yang memiliki gejala parah atau sedang menjalani pengobatan.”— dr. Steffie Simpinano Solin, Spesialis Penyakit Dalam RS EMC.
