
Dirut BPJS Kesehatan Ghufron Mukti bersama para pemenang Lomba Cover Lagu BPJS Kesehatan Tahun 2025, pada Rabu (13/8). ( Foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - BPJS Kesehatan secara resmi mengumumkan para pemenang Lomba Cover Lagu BPJS Kesehatan Tahun 2025, pada Rabu (13/8). Lomba yang digelar sebagai bentuk memeriahkan dan memperingati HUT ke-57 BPJS Kesehatan diikuti oleh 367 perwakilan Fasilitas Kesehatan (Faskes) mitra di seluruh Indonesia.
Dari seluruh karya yang telah diterima BPJS Kesehatan, Juara I Lomba Cover Lagu dimenangkan oleh UPTD Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli.
Disusul Juara II Puskesmas Purwosari, Surakarta; Juara III diraih oleh RSUD Banyumas; Juara Harapan diraih oleh RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, dan Juara Favorit dimenangkan oleh RS Bhayangkara Kediri, Jawa Timur.
Direktur Utama Kesehatan, Ghufron Mukti, menyampaikan ajang lomba ini bukan sekadar kompetisi lagu, tetapi juga sarana untuk mempererat kemitraan antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan. Selain itu juga sekaligus menyampaikan edukasi terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara kreatif kepada masyarakat.
"Isinya kan mendidik. Enggak ada isinya percintaan, enggak ada. Mendidik kemajuan BPJS itu dan bagaimana BPJS yang sudah canggih," kata Ghufron Mukti saat ditemui usai Awarding Lomba Cover Lagu BPJS Kesehatan 2025 di Jakarta Utara, Rabu (13/8).
Lebih lanjut, Ghufron juga menyampaikan melalui lagu-lagu yang diciptakannya itu. Para mitra Faskes di tanah air diperbolehkan untuk menginterpretasi dan mengaransemen lagu secara baru, tanpa mengubah lirik dan nada aslinya.
Bahkan, melalui kreativitas aransemen, para peserta diharapkan dapat menyalurkan semangat gotong royong dan pentingnya jaminan kesehatan bagi semua,
"Lagu adalah bahasa universal yang bisa menjangkau hati banyak orang. Melalui lomba ini, kita tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga mengirimkan pesan bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama," ungkapnya.
Lebih jauh, ajang ini merupakan bentuk penghargaan BPJS Kesehatan terhadap peran penting fasilitas kesehatan sebagai garda terdepan layanan Program JKN.
Melalui partisipasi dalam lomba ini, fasilitas kesehatan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan tidak enggan menggunakan jaminan program JKN dalam kehidupan sehari-hari.
"Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa fasilitas kesehatan bukan hanya tempat pelayanan medis, tetapi juga mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat melalui pendekatan yang kreatif," pungkas Ghufron.
