
Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) ditampilkan Isuzu di GIICOMVEC 2024.
Wuling Formo punya potensi kuat di sektor niaga ringan berbasis van. Mobil ini cocok untuk pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan tertutup, praktis, dan mudah digunakan di area perkotaan.
Wuling Formo berpotensi besar digunakan sebagai van distribusi, mobil boks ringan, angkutan catering, mobil servis teknisi, usaha laundry keliling atau operasional UMKM.
5. Ford Ranger
Ford Ranger memang lebih dikenal sebagai double cabin tangguh, tetapi di sektor bisnis tertentu mobil ini punya peran penting. Ford Ranger cocok untuk operasional pertambangan, perkebunan, konstruksi, fleet proyek, rescue support vehicle atau kendaraan lapangan perusahaan.
Bagi bisnis yang beroperasi di area berat, Ranger punya nilai lebih dari sisi daya angkut dan kemampuan medan.
6. DFSK Gelora
DFSK Gelora adalah salah satu van niaga yang punya potensi besar untuk sektor usaha urban. Model ini sangat fleksibel untuk angkutan logistik kota, mobil boks pendingin, distribusi makanan dan minuman, ambulans, mobile workshop atau kendaraan operasional perusahaan.
Karakter bodinya membuat DFSK Gelora mudah dikembangkan menjadi kendaraan usaha multifungsi.
Selain model konvensional, GIICOMVEC 2026 juga sangat berpotensi menjadi panggung penting bagi kendaraan niaga listrik. Ini sejalan dengan tren elektrifikasi armada usaha yang makin relevan, terutama untuk distribusi perkotaan dan operasional bisnis harian.
7. DFSK Gelora E
DFSK Gelora E menjadi salah satu kendaraan niaga listrik yang paling relevan untuk pasar Indonesia saat ini. Potensi penggunaannya sangat besar untuk kurir dan logistik dalam kota, mobil operasional perusahaan, angkutan medis, mobil pendingin distribusi serta fleet e-commerce.
Karena bekerja di area urban dengan rute tetap, kendaraan seperti Gelora E sangat cocok untuk model bisnis harian.
