
Real Madrid alami kekalahan pertama saat tanding kontra Atletico Madrid dengan skor 5-2. (Instagram Realmadrid)
JawaPos.com-Real Madrid akhirnya merasakan kekalahan pertama mereka musim ini. Dalam laga sarat gengsi Derby Madrid di Metropolitano, Sabtu (27/9) malam WIB. Los Blancos dipaksa menyerah 2-5 dari rival sekota, Atletico Madrid.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Mengutip dari laman Real Madrid, laga baru memasuki menit ke-14, Robin Le Normand membawa tuan rumah unggul lewat sundulan dari situasi bola mati.
Real Madrid merespons cepat. Kylian Mbappe mencetak gol penyeimbang di menit ke-25 usai menerima umpan cerdas dari Arda Guler. Itu menjadi gol kedelapan Mbappe di La Liga musim ini.
Tidak berhenti sampai di situ, Madrid sempat membalikkan keadaan. Menit ke-37, Mbappe merebut bola di lini tengah dan memberi ruang bagi Vinícius Jr. untuk menusuk. Sang winger Brasil mengirim umpan matang yang dituntaskan Geler dengan kaki kiri.
"Pemain Turki itu mencatatkan satu gol dan satu assist di Metropolitano," tulis laporan resmi klub.
Namun, Atletico tidak tinggal diam. Alexander Sorloth berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan di penghujung babak pertama.
Melansir dari Real Madrid, memasuki babak kedua, badai benar-benar menimpa Madrid. Penalti Julian Alvarez di menit ke-51 membuat Atletico kembali unggul.
Striker Argentina itu kemudian menambah gol lewat eksekusi tendangan bebas brilian. Antoine Griezmann melengkapi pesta kemenangan tuan rumah di masa injury time, memastikan skor telak 5-2.
Dikutip dari laman Real Madrid, usai laga, pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, tidak menutupi kekecewaannya atas kekalahan skuad asuhannya oleh rivalitas sekota, Atletico Madrid.
"Itu pertandingan yang buruk dari kami. Kami tidak memulai dengan baik dan tidak bermain baik secara kolektif. Kami tidak tampil di level yang dibutuhkan dengan atau tanpa bola. Ini kekalahan pertama kami, dan memang pantas kami kalah," ujar Xabi Alonso.
Alonso menekankan bahwa kekalahan ini harus dijadikan pelajaran dan diharapkan para pemain dapat bermain dengan tempo permainan yang tepat pada pertandingan selanjutnya.
"Ini adalah kemunduran positif untuk masa depan. Kami terlalu lemah dalam duel, kalah bola panjang, dan tidak menemukan solusi. Itu performa yang buruk secara keseluruhan. Kekalahan ini menyakitkan, tapi kami akan belajar darinya," tegas Xabi Alonso.
Meski kecewa, Alonso mengingatkan para pemain agar tidak larut dalam keterpurukan dan dapat memperbaiki kesalahan di masa depan.
"Kami tidak puas dengan bagaimana kami bermain hari ini, tapi kami juga tidak ingin lupa dari mana kami memulai. Kami ingin kembali ke jalur yang benar, dan selalu ada hari-hari sulit ketika membangun sesuatu. Yang penting adalah bagaimana kami bereaksi dan memperbaiki diri," tutur Xabi Alonso.
Melansir dari laman Real Madrid, pelatih berusia 42 tahun itu juga menyoroti intensitas timnya yang menurun drastis pada laga kontra Atletico Madrid.
