
Viktor Gyokeres setelah cetak gol ke gawang Polandia. (Dok. Instagram Swemnt)
JawaPos.com–Akhirnya Viktor Gyokeres bermain di Piala Dunia setelah timnas Swedia mengalahkan Polandia di final play off Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan skor 3-2 tersebut dimainkan di Strawberry Arena, Rabu (1/4).
Timnas Swedia mengawali laga dengan percaya diri setelah unggul lewat gol dari Anthony Elanga pada menit ke-19. Polandia tidak tinggal diam, mereka berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-33 melalui gol dari Nicola Zalewski.
Tim tuan rumah kembali berhasil unggul, dengan gol yang dicetak Gustaf Lagerbielke pada menit ke-44. Di babak kedua, Karol Swiderski membuat Polandia menyamakan kedudukan di menit ke-55. Viktor Gyokeres datang sebagai pahlawan setelah berhasil mencetak gol di menit ke-88 sekaligus membawa Swedia ke Piala Dunia 2026 setelah terakhir kali lolos pada 2018.
Baca Juga: Kesempatan Terakhir Frans Putros: Hodak Dukung Bek Persib Tampil di Panggung Dunia Bersama Irak!
Memastikan lolos ke Piala Dunia di kandang sendiri dengan cara yang dramatis, membuat Viktor Gyokeres merasa senang. Selama pertandingan, penyerang Arsenal tersebut tidak banyak mendapatkan peluang. Namun, saat punya satu peluang emas dia berhasil mencetak gol.
”Melakukannya di kandang sendiri sungguh tak terlukiskan. Kami percaya sampai akhir dan itulah mengapa kami berada di Piala Dunia. Terlepas dari apakah Anda mendapatkan banyak bola atau tidak, Anda mencoba untuk tetap terhubung dan hadir. Itulah saya, terutama di akhir pertandingan ketika kami memiliki beberapa peluang yang cukup berbahaya,” kata Viktor Gyokeres yang dikutip dari UEFA, Rabu (1/4).
Bagi Penyerang Arsenal tersebut, lolos ke Piala Dunia 2026 adalah salah satu prestasi terbaiknya bersama Swedia. Jika tidak cedera dan dibawa Graham Potter, Viktor Gyokeres untuk pertama kalinya bakal main di Piala Dunia bersama Swedia.
Selama fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2026, Gyokeres tidak mampu mencetak gol. Namun, saat di babak play off, dia berhasil mengemas empat gol dalam dua pertandingan.
Di sisi lain, Graham Potter menilai laga melawan Polandia merupakan pertandingan yang sulit. Sebagai pelatih, dia berusaha untuk menyatukan bakat para pemain di timnas Swedia.
”Malam yang luar biasa. Wow, bisa menjadi bagian dari itu saja sudah merupakan kehormatan dan pengalaman yang luar biasa. Saya sangat senang untuk tim. Pertandingan itu sulit, tetapi saya sangat bangga dengan tim. Itu adalah pertandingan yang dramatis, sangat sulit untuk dikendalikan, emosi dan apa yang dipertaruhkan,” ujar Graham Potter kepada Sveriges Radio.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022