
PSM Makassar menjamu Persis Solo tanpa Trucha di pinggir lapangan. (Istimewa)
JawaPos.com–PSM Makassar menghadapi laga penting saat menjamu Persis Solo dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Sabtu (4/4) sore. Tim berjuluk Juku Eja ini membawa misi khusus yaitu mengakhiri puasa kemenangan di kandang yang sudah berlangsung cukup lama.
Catatan kandang PSM memang menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir. Terakhir kali mereka meraih kemenangan di Parepare terjadi pada November lalu saat menghadapi PSBS Biak. Sejak saat itu, hasil positif di depan publik sendiri belum kembali dirasakan.
Asisten pelatih PSM Ahmad Amiruddin mengakui situasi ini bukan hal ideal bagi tim sebesar PSM. Namun, dia memastikan seluruh pemain menyadari pentingnya laga melawan Persis Solo kali ini.
Baca Juga:Persita Tangerang Percaya Diri Tantang Persebaya di Surabaya, Carlos Pena Targetkan Tiga Poin
”Kita semua tahu sudah lama tidak menang di sini. Tapi pemain harus tetap fokus dan tidak terbebani,” ujar Ahmad Amiruddin dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan dikutip dari ileague.id.
Persis Solo datang bukan tanpa ancaman. Tim tamu tengah dalam kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan atas Bali United pada pertandingan sebelumnya. Modal tersebut membuat Laskar Sambernyawa diprediksi akan tampil lepas dan berani menekan sejak awal laga.
Situasi ini membuat PSM perlu tampil lebih disiplin, terutama di lini belakang. Amiruddin menekankan bahwa kunci utama dalam pertandingan ini bukan hanya soal taktik, tetapi juga kesiapan mental pemain di lapangan.
Dia menginstruksikan skuad Juku Eja untuk bermain dengan lebih santai namun tetap penuh tanggung jawab. Menurutnya, tekanan bermain di kandang sendiri justru kerap menjadi bumerang jika tidak disikapi dengan tepat.
Evaluasi pun telah dilakukan dalam beberapa sesi latihan terakhir. Tim pelatih fokus memperbaiki aspek mental yang dinilai sering memengaruhi performa saat bermain di depan suporter sendiri.
Di sisi lain, PSM juga harus menghadapi situasi tanpa kehadiran pelatih kepala Tomas Trucha di pinggir lapangan. Meski begitu, komunikasi antara staf pelatih dan Trucha disebut tetap berjalan lancar.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
