
Pencuri motor di kosan Jalan Siwalankerto. Modusnya diam-diam duplikan kunci kontak. (Instagram @luthfie.daily
JawaPos.com-Seorang tukang bangunan berinisial TCL, 38, warga Tenggilis Mejoyo, Surabaya, harus berurusan dengan polisi setelah nekat mencuri sepeda motor milik penghuni kos di kawasan Jalan Siwalankerto.
Korban diketahui merupakan mahasiswa berinisial SS, 22. Motor miliknya digasak pelaku setelah TCL diam-diam menduplikat kunci kontak kendaraan tersebut saat bekerja di lokasi kos.
Aksi pelaku terekam kamera CCTV sehingga memudahkan polisi mengidentifikasi dan mengejar pelaku. Dalam waktu kurang dari 24 jam, pria bertato itu berhasil diringkus di wilayah Bungurasih, Sidoarjo.
Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, Ipda Rohim, mengatakan kasus ini bermula ketika TCL bersama rekannya berinisial D (DPO) bekerja sebagai tukang bangunan harian di kos tersebut pada 21 Februari 2026.
“Pelaku menemukan kunci masih tertancap di sepeda motor yang terparkir di depan salah satu kamar penghuni kos. Kunci itu kemudian dicabut dan diserahkan kepada penjaga kos berinisial G,” ujar Rohim, Senin (16/3).
Dari situ muncul niat jahat pelaku untuk mencuri motor tersebut. TCL dan rekannya lalu berpura-pura meminjam sepeda motor itu kepada penjaga kos dengan alasan hendak membeli cat.
“Saat sepeda motor sudah dibawa pelaku, mereka langsung menduplikat kunci kontaknya. Setelah selesai, motor dan kunci asli dikembalikan lagi kepada penjaga kos,” jelasnya.
Setelah memiliki kunci duplikat, kedua pelaku merencanakan pencurian motor Honda Beat milik korban. Mereka menentukan waktu yang dianggap aman dan sepakat melancarkan aksinya pada Rabu, 25 Februari 2026.
“Sekitar pukul 06.30 WIB, pelaku bersama D datang ke tempat kos dan mengambil sepeda motor tersebut menggunakan kunci duplikat,” tambah Rohim.
Kepada polisi, TCL mengaku nekat mencuri karena membutuhkan uang untuk bermain judi online.
“Timing-nya pas, habis sahur saya curi dan bawa ke Joyoboyo. Motor digadaikan Rp 2 juta, lalu dibagi dua,” ujar TCL dalam video yang diunggah Kapolrestabes Surabaya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa kunci kontak duplikat dan sepeda motor korban. Sementara itu, polisi masih memburu pelaku lain berinisial D yang kini berstatus buron. (*)
