Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Mei 2025, 17.26 WIB

Pentingnya Self-Esteem yang Sehat untuk Kualitas Hubungan Romantis yang Lebih Baik, Ini Alasannya!

Ilustrasi pasangan dengan kualitas hubungan romantis yang baik (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi pasangan dengan kualitas hubungan romantis yang baik (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Setiap individu tentunya ingin menjaga kualitas hubungan romantis dengan pasangannya. Kualitas hubungan romantis yang baik bisa dilihat dari komunikasi efektif antar pasangan, saling menghormati dan berbagi tujuan bersama dengan pasangan. Di samping itu, self-esteem atau harga diri dinilai memiliki pengaruh terhadap kualitas hubungan romantis.

Dilansir dari laman Waterloo News, University of Waterloo pada Kamis (15/5) dijelaskan bahwa harga diri dapat mengarahkan seseorang dalam menjalani suatu hubungan. Individu dengan harga diri yang tinggi berpendapat bahwa individu lain menyukai dan menghargai mereka sama seperti mereka menyukai dan menghargai dirinya sendiri. Sebaliknya, individu dengan harga diri yang rendah cenderung memiliki keraguan. Individu tersebut pun membawa pandangannya ke dalam hubungan mereka termasuk hubungan romantisnya.

Penelitian oleh Ruth Yasemin Erol dan Ulrich Orth, University of Bern menjelaskan bahwa harga diri yang tinggi bermanfaat bagi kualitas hubungan romantis. Data yang diperoleh dari kedua individu yang berpasangan, menunjukan bahwa harga diri yang tinggi berdampak positif pada kebahagiaan pasangan. Rasa hormat dan rasa aman antara pasangan menjelaskan pula bagaimana harga diri bermanfaat dalam hubungan romantis.

Bagaimana Meningkatkan Self-Esteem yang Sehat?

Self-esteem yang sehat dapat dijelaskan sebagai harga diri yang positif dimana individu mampu menghargai diri sendiri dan merasa berharga dengan kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Individu dengan pemikiran positif atas kualitas dan karakteristiknya memiliki self-esteem yang tinggi dan dinilai memiliki kesehatan mental yang baik.

Self-esteem dianggap sehat apabila tidak terlalu berlebihan. Harga diri yang terlalu tinggi mungkin menjadi tanda adanya kepribadian narsistik atau megalomania. Sebaliknya rendahnya harga diri dinilai sulit menerima diri dengan apa adanya serta kurang percaya diri. Hal itu dapat meningkatkan resiko individu mengalami gangguan kecemasan dan depresi.

Dilansir dari laman Mind pada Kamis (15/5), berikut tips meningkatkan dan menjaga self-esteem yang sehat. 

1. Bersikap Baiklah pada Dirimu Sendiri

Sikap baik kita terhadap diri sendiri dapat dilakukan dengan mengenali diri sendiri, mencoba untuk melawan pikiran-pikiran tidak baik tentang diri sendiri, mengucapkan kata-kata positif untuk diri sendiri, berlatih untuk mengatakan tidak apabila terlalu sering menyetujui banyak hal untuk menyenangkan orang lain, tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain dan melakukan sesuatu yang menyenangkan untuk diri sendiri.

2. Cobalah untuk Mengenal Hal-Hal Positif

Hal-hal positif yang dapat dilakukan diantaranya merayakan keberhasilan diri sendiri, menerima pujian, menanyakan pada individu lain apa yang mereka sukai dari diri kita, dan menulis daftar hal-hal yang kita sukai tentang diri kita.

3. Membangun Jaringan yang Memberikan Dukungan Positif

Berbicara dengan seseorang yang dapat dipercaya membantu kita untuk membuka diri, fokus pada hubungan yang positif, dan mencari dukungan dari individu lainnya yang memiliki pengalaman serupa yang dapat membantu seperti menghadiri komunitas secara daring atau luring.

4. Mencoba Terapi Bicara

Terapi bicara dinilai dapat membantu membangun harga diri dan membantu untuk menemukan cara mengatasi pengalaman yang mempengaruhi perasaan kita pada diri sendiri.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore