
Ilustrasi orang yang sedang makan malam.
JawaPos.com – Waktu makan sangat penting dalam menjaga gaya hidup yang lebih sehat.
Jeda waktu makan merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan, di mana memengaruhi metabolisme, kadar energi, dan kesehatan secara umum.
Mengapa jeda antar waktu makan itu penting
Setelah makan, tubuh Anda memerlukan waktu untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi dengan baik.
Oleh karena itu, jarak waktu antara waktu makan adalah 4 hingga 6 jam, yang memungkinkan perut Anda mencerna makanan sebelumnya, seperti dilansir Times of India.
Mengonsumsi makanan terlalu dekat dengan waktu makan siang akan menyebabkan gangguan pencernaan, kembung, atau bahkan penambahan berat badan.
Sedangkan makan terlambat akan menyebabkan rasa lapar ekstrem yang akan membuat Anda makan berlebihan saat makan malam.
Perlu diketahui bahwa tubuh Anda memanfaatkan nutrisi dari makan siang untuk bertahan hingga sore hari.
Jika waktu makan malam terlalu cepat, Anda mungkin tidak memberi tubuh cukup waktu untuk menggunakan nutrisi ini dan karenanya mengonsumsi kalori secara tidak perlu.
Ketika waktu makan diberi jarak yang tepat, tubuh Anda mengembangkan ritme yang dapat diprediksi, mencegah lonjakan atau penurunan gula darah.
Cara menentukan waktu makan
Bagi individu yang bekerja dari jam 9 pagi sampai 5 sore, makan siang sering kali antara pukul 12 hingga 1 siang sehingga makan malam yang ideal sekitar pukul 6 sore atau 7 malam.
Mereka yang memiliki jam kerja tidak teratur mungkin perlu menyesuaikannya, memastikan jarak tersebut sesuai dengan rutinitas.
Individu yang aktif atau atlet mungkin memerlukan jarak yang lebih kecil di antara waktu makan karena tubuh membakar kalori lebih cepat.
Orang yang tidak banyak bergerak dapat memiliki interval yang lebih lama di antara waktu makan.
