
Pelatih Chelsea Liam Rosenior. (Dok. Chelsea)
JawaPos.com – Bek kanan Chelsea, Malo Gusto, membela Liam Rosenior dengan mengatakan dia tidak mengerti kritik tajam yang diterima sang pelatih sejak menjadi manajer di Stamford Bridge.
Rosenior diangkat sebagai manajer The Blues pada Januari 2026 setelah manajemen memilih untuk berpisah dengan Enzo Maresca, meskipun pelatih asal Italia itu memenangkan Piala Dunia Antarklub dan Liga Konferensi di musim pertamanya bersama klub London barat ini.
Mantan bek Hull City dan Brighton tersebut langsung menjadi bahan meme dan lelucon di media sosial dari penggemar rival dan fans Chelsea sendiri karena penampilannya yang tak kunjung konsisten.
Penampilan Chelsea dimulai dengan baik, dengan kemenangan besar atas Atalanta di laga tandang dan bangkit dari ketertinggalan 2-0 di babak pertama untuk mengalahkan West Ham 3–2 di Liga Inggris.
Namun, hasil-hasil terbaru membuat The Blues terpuruk di klasemen dan kekalahan 3–0 dari Everton di pertandingan terakhir sebelum jeda internasional tidak cukup meyakinkan para peragu bahwa Rosenior adalah orang yang tepat untuk membawa klub lebih baik.
Kekalahan itu terjadi setelah kekalahan agregat 8–2 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions, serta kekalahan kandang 1–0 dari Newcastle, yang membuat Chelsea mengalami empat kekalahan beruntun.
Namun, Gusto membela Rosenior dan menegaskan bahwa para pemain mendukung sepenuhnya karena menganggap sang manajer adalah pelatih hebat dan berbakat.
"Saya pikir dia (Rosenior) adalah pelatih top, saya melihat banyak orang mengkritiknya. Saya tidak begitu mengerti mengapa dia begitu banyak dikritik. Saya telah banyak bekerja dengannya sejak dia bergabung dengan Chelsea,” ujar pemain berusia 22 tahun itu kepada ESPN.
"Saya pikir dia adalah orang yang hebat, manajer top, dan seperti yang Anda katakan, dia masih muda. Dia memiliki banyak potensi untuk masa depan. Jika dia menjadi manajer Chelsea, itu karena dia memiliki bakat untuk ini."
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, bagi kami sebagai tim, kami harus percaya padanya (pelatih). Kami percaya pada cara kami bermain untuk tetap berpegang pada rencana kami dan melihat bagaimana hasilnya."
"Dia orang yang baik, dia benar-benar jujur dan sederhana, Anda bisa melihat bahwa dia benar-benar bersemangat. Dia ingin berbagi dengan kami semangatnya untuk sepak bola dan saya merasa ingin bermain untuknya. Saya ingin menunjukkan yang terbaik,” tutup Gusto.
