
Suasana lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026). (Nur Chamim/ Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com - Kurangnya saldo e-toll dari pemudik saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 seringkali menyebabkan kemacetan di gerbang tol hingga berpuluh kilometer. Pengamat transportasi dari Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal, Anton Budiharjo, mengatakan bahwa teknologi Multi Lane Free Flow (MLFF) dinilai bisa menjadi solusi.
Teknologi tersebut secara signifikan mengatasi kemacetan akibat antrean top up e-money di gerbang toll saat arus mudik dan arus balik lebaran 2026. MLFF atau teknologi toll nirhenti nirsentuh itu dapat menghilangkan transaksi di toll gate atau pintu toll.
“Pada sistem konvensional yang berbasis kartu seperti saat ini menggunakan e-toll, kita harus berhenti tap in untuk melakukan transaksi . Sehingga setiap kendaraan memerlukan waktu layanan kurang lebih 4-5 detik dan akan meningkat drastis jika terhadi saldo kurang,“ kata Anton, Sabtu (28/3).
Problem saldo e-money yang tidak mencukupi ini seringkali memicu intervensi petugas jalan toll untuk membantu top up. Akibatnya, variabilitas waktu layanan ini menjadi penyebab utama terbentuknya antrean panjang.
“Teknologi MLFF mengubah mekanisme tap in ini dengan menerapkan sistem pembayaran nirsentuh dan nirhenti. Jadi, kendaraan dapat melaju bebas (free flow) tanpa ada hambatan seperti pada metode pembayaran tap in dengan menggunakan e-money,” tambahnya.
Selain itu, transaksi MLFF juga dilakukan secara otomatis melalui teknologi seperti Global Navigation Satellite System (GNSS), Radio Frequency Identification (RFID) , ataupun Automatic Number Plate Recognition (ANPR) yang terhubung ke sistem back end. Dengan demikian tidak ada lagi proses tap kartu nantinya ketika MLFF diberlakukan.
“Jadi benar-benar menghilangkan antrean di pelataran tol dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada masa arus mudik maupun arus balik yang volumenya sangat tinggi,” jelas Anton.
Dampaknya, waktu layanan per kendaraan mendekati nol karena tidak ada lagi barrier dan tidak ada proses tap in. Secara keseluruhan, MLFF dapat menghilangkan sumber masalah tersebut dengan mengubah sistem transaksi menjadi lebih lancar (free flow).
21 Ribu Kendaraan Kekurangan Saldo E-Toll
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022