
Ilustrasi maskapai penerbangan murah FlyJaya. (Istimewa)
JawaPos.com-Masyarakat Jember yang menantikan transportasi langsung dan cepat menuju Jakarta perlu bersabar. Tadinya diharapkan ada penerbangan langsung dari Jember menuju Jakarta.
Maskapai penerbangan berbiaya hemat (LCC) terbaru di Indonesia, PT Surya Mataram Nusantara (FlyJaya), mengumumkan bahwa rute perdana Jakarta (Halim Perdanakusuma/HLP) – Jember (Notohadinegoro/JBB) belum bisa dibuka sesuai target awal. Yakni 18 September 2025.
Direktur Niaga FlyJaya Ary Mercyanto menjelaskan, proses perizinan operasional dan persiapan infrastruktur bandara masih berlangsung. Sehingga penerbangan komersial tidak dapat langsung dijalankan.
“Antusiasme yang kami terima dari masyarakat, baik di Jakarta maupun Jember, sungguh luar biasa. Kami optimis penerbangan ini akan segera terwujud, namun kami mohon maaf karena belum bisa memulai pada tanggal yang direncanakan,” kata Ary Mercyanto dalam keterangan resmi, Selasa (16/9).
Rute Jakarta–Jember dinilai strategis karena selama ini akses menuju Jember masih terbatas. Warga yang ingin bepergian dari ibu kota ke Jember biasanya harus menempuh perjalanan udara ke Surabaya terlebih dahulu, lalu melanjutkan perjalanan darat sekitar 4–5 jam.
Dengan adanya rute langsung ini, waktu tempuh diperkirakan bisa dipangkas hingga separonya. Selain memudahkan mobilitas masyarakat, jalur udara ini digadang-gadang dapat memberi dorongan signifikan terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur.
Pemerintah Kabupaten Jember sendiri menyatakan dukungan penuh atas rencana pembukaan jalur penerbangan ini, karena dapat menjadi pintu masuk baru bagi wisatawan dan investor.
Keterlambatan penerbangan perdana FlyJaya salah satunya dipengaruhi oleh kesiapan Bandara Notohadinegoro, yang masih memerlukan sejumlah penyesuaian fasilitas untuk memenuhi standar penerbangan komersial.
“Proses perizinan dan kesiapan infrastruktur ini adalah standar prosedur yang harus dipenuhi setiap maskapai sebelum membuka rute baru. Tujuannya untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kelayakan operasional benar-benar terpenuhi,” tegas Ary.
Meski harus ditunda, FlyJaya memastikan pihaknya tetap berkomitmen menghadirkan penerbangan langsung ke Jember dalam waktu dekat.
Manajemen bersama Pemerintah Kabupaten Jember akan segera mengumumkan jadwal resmi penerbangan perdana serta pembukaan penjualan tiket, setelah izin operasional dikeluarkan regulator dan infrastruktur bandara rampung.
“Kami menghargai kesabaran semua pihak, khususnya masyarakat Jember. Kami ingin memastikan penerbangan ini berjalan sesuai standar terbaik, bukan sekadar cepat,” tandas Ary.
Ary Mercyanto menjelaskan, rute ini akan menjadi sebuah tonggak penting, tidak hanya bagi FlyJaya, tetapi juga bagi masyarakat Jember dan sekitarnya. Yakni dapat memangkas waktu tempuh secara signifikan serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
”Kami sangat antusias dan bersyukur atas antusiasme luar biasa yang kami terima dari masyarakat, baik di Jakarta maupun Jember,” ujar Ary.
”Sambil menunggu kesiapan perizinan dari Kemenhub, rencananya penerbangan FlyJaya rute HLP-JBB pada 23 September 2025. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menyediakan konektivitas udara yang efisien, aman, dan terjangkau, serta mendukung mobilitas dan kemajuan daerah,” tegas Ary.
