
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (tengah) memberi keterangan usai rapat hilirisasi bersama BUMN Pangan di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Senin (30/3/2026). (ANTARA/Harianto)
JawaPos.com – Ancaman El Nino ekstrem atau Godzilla El Nino dipastikan tidak akan mengganggu stok pangan nasional.
Klaim itu disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman usai rapat hilirisasi pertanian bersama BUMN Pangan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (30/3).
"Ada (potensi) El Nino Godzilla ke depan, itu mulai bulan depan April diperkirakan itu sampai enam bulan ya. Insya Allah pangan, khusus sektor pangan itu aman," ujar Amran sebagaimana dilansir dari Antara.
Ia menjelaskan bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional saat ini mencapai sekitar 4,3 juta ton di Perum Bulog, dan diperkirakan meningkat menjadi lebih dari 5 juta ton dalam waktu dekat.
Selain itu, stok beras di sektor hotel, restoran, dan rumah tangga diperkirakan mencapai 12,5 juta ton. Sementara standing crop atau tanaman yang siap panen mencapai sekitar 11 juta ton.
Jika digabungkan, lanjut Amran, total ketersediaan pangan nasional mencapai sekitar 27 juta ton.
Stok tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan meski tanpa tambahan produksi baru.
Meski demikian, produksi pertanian tetap akan digenjot dengan berbagai cara. Amran memastikan infrastruktur pertanian untuk menjaga produksi padi dan stok pangan nasional dalam kondisi aman menghadapi potensi El Nino ekstrem atau Godzilla El Nino.
Pemerintah, lanjut Amran, telah menyiapkan langkah antisipasi agar sektor pangan tetap terjaga dengan baik termasuk dalam situasi kemarau panjang.
Amran menuturkan, pengalaman menghadapi El Nino pada 2023 menjadi pelajaran penting.
Kala itu, pemerintah sempat merencanakan impor besar, namun berhasil ditekan melalui berbagai upaya penguatan produksi dalam negeri secara masif.
Saat itu, kebutuhan impor yang diproyeksikan mencapai 10 juta ton berhasil ditekan menjadi sekitar 3,7 juta ton.
Itu berkat langkah antisipatif seperti pompanisasi, irigasi, dan optimasi lahan pertanian.
