Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Maret 2026, 07.42 WIB

9 Langkah Saat Terjadi Kebakaran, Ini Cara Menyelamatkan Diri dengan Benar

Sebuah rumah kosong di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, terbakar hebat, Minggu (29/3) malam. (Istimewa) - Image

Sebuah rumah kosong di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, terbakar hebat, Minggu (29/3) malam. (Istimewa)

JawaPos.com-Kebakaran bisa terjadi kapan saja, baik di rumah, tempat kerja, maupun ruang publik. Tidak ada yang benar-benar bisa menjamin situasi ini tidak akan terjadi, bahkan ketika instalasi listrik terlihat aman atau sumber api terasa jauh.

Dalam kondisi darurat, kesiapan dan pengetahuan menjadi faktor penting untuk menyelamatkan diri. Pencegahan juga tidak kalah krusial, seperti memastikan peralatan darurat tersedia dan berfungsi dengan baik, serta memahami jalur evakuasi sejak awal. Mengikuti simulasi kebakaran atau fire drill juga dapat membantu meningkatkan kesiapsiagaan saat menghadapi situasi sebenarnya.

Sayangnya, banyak orang masih panik ketika kebakaran terjadi. Padahal, kepanikan justru dapat memperburuk keadaan dan memperbesar risiko. Oleh karena itu, memahami langkah-langkah yang tepat menjadi hal yang wajib diketahui setiap orang.

Dilansir dari laman resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, ada sejumlah langkah penting yang perlu dilakukan saat terjadi kebakaran.

Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi kebakaran:

1. Tetap Tenang dan Jangan Panik

Langkah pertama yang paling penting adalah mengendalikan diri. Kepanikan hanya akan memperburuk keadaan dan membuat pengambilan keputusan menjadi tidak tepat. Tarik napas, fokus, dan segera pikirkan jalur penyelamatan yang aman.

2. Segera Beri Peringatan

Jika melihat api atau mencium bau asap, segera beri peringatan kepada orang sekitar. Teriakkan “kebakaran”, aktifkan alarm jika tersedia, dan pastikan semua orang di lokasi mengetahui situasi darurat tersebut. Detik awal sangat menentukan keberhasilan evakuasi.

3. Evakuasi dengan Aman

Segera tinggalkan lokasi melalui jalur evakuasi. Gunakan tangga darurat dan hindari lift. Jika asap mulai tebal, posisikan tubuh serendah mungkin atau merangkak karena udara bersih berada di bawah. Tutup hidung dan mulut dengan kain, jika memungkinkan dalam kondisi basah.

4. Kenali Jalur Evakuasi Sejak Awal

Sebelum terjadi kebakaran, penting untuk mengetahui letak pintu darurat dan jalur evakuasi. Jika berada di gedung, pastikan Anda memahami arah tangga darurat dan titik kumpul. Hal ini akan sangat membantu saat situasi darurat terjadi.

5. Tutup Pintu untuk Menghambat Api

Saat keluar dari ruangan, usahakan menutup pintu. Langkah ini dapat memperlambat penyebaran api dan mengurangi suplai oksigen yang memperbesar kobaran.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore