Kyung Hwan menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi ketika ia menjalankan sebuah usaha bersama seorang rekan. Awalnya usaha itu dijalankan dengan tujuan untuk mengamankan masa depannya dengan berbisnis.
"Aku berpikir, bagaimana jika suatu hari aku tidak bisa berkarier di dunia komedi lagi?" ujar Heo mengingat kekhawatiran yang menghantuinya saat itu.
Ia mengaku merasa tertinggal dibandingkan rekan-rekan komedian lain yang sudah membangun fondasi karir jangka panjang.
Dari situlah ide bisnis dada ayam muncul. Heo melihat peluang karena saat itu belum banyak merek dada ayam di pasaran.
Ia pun terjun langsung ke lapangan dengan mengunjungi pabrik-pabrik sendiri, mengembangkan berbagai varian rasa hingga menguji produknya.
Namun, kesuksesan itu tidak bertahan lama. Sang komedian mengungkap bahwa dirinya dikhianati oleh mitra bisnis yang ia percaya.
Melansir dari Allkpop, akibatnya ia harus menanggung utang sebesar 3 miliar KRW atau sekitar Rp 34,66 miliar.
Penipuan yang terjadi tak hanya menguras keuangan, tetapi juga meninggalkan beban emosional yang berat dalam kehidupan sehari-harinya.
Dalam keterangannya, Kyung Hwan menyampaikan bahwa utang tersebut kini menjadi bagian dari tanggung jawab finansial yang harus ia jalani.
Meski situasinya sulit, ia terus berusaha menghadapi tantangan secara dewasa dan bertanggung jawab.