
Ilustrasi seorang perempuan mengalami kram menstruasi, salah satu tanda tubuh kekurangan magnesium. (Diana.grytsku/Freepik).
5. Minum Air Putih
Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan air dengan minum air putih yang cukup. Apalagi saat menstruasi, kamu membutuhkan asupan air supaya tidak dehidrasi.
6. Mengkonsumsi Makanan Tinggi Serat
Saat nyeri menstruasi, kamu bisa mengganti asupan makanan dengan makan-makanan yang tinggi serat. Penuhi nutrisi tubuh dengan vitamin E, vitamin B1 dan B6, zinc, dan omega 3 yang membantu mengatasi nyeri haid.
7. Istirahat yang Cukup
Pada saat menstruasi dan nyeri haid, sebaiknya batasi pekerjaan berat dan yang bisa membuatmu stress. Jangan lupa untuk istirahat yang cukup.
8. Hindari Kopi, Rokok, dan Alkohol
Sebaiknya hindari kebiasaan merokok, mengkonsumsi kafein, dan alkohol yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah saat haid. Ganti dengan mengkonsumsi jamu, minuman herbal, atau makanan sehat lainnya.
Sebelum terjadinya menstruasi, biasanya wanita mengalami perubahan pada dirinya. Hal ini ditandai dengan munculnya jerawat, badan terasa pegal-pegal, suasana hati yang tidak terkontrol, lebih sensitif, bahkan ingin makan-makanan manis dan pedas.
Nah, jika sudah memasuki fase menstruasi. Perubahan perasaan wanita juga bisa berubah seiring dengan berjalannya waktu.
