
Rio Dewanto di Film Janur Ireng. (Shafa Nadia/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Rio Dewanto terlibat dalam film Janur Ireng. Proyek garapan sutradara Kimo Stamboel itu merupakan prekuel dari film Sewu Dino (2023). Menceritakan sejarah masa lalu pertempuran santet keluarga Kuncoro dan Atmojo serta lima keluarga lainnya.
Rio masih dipercaya menghidupkan karakter Sugik, sopir pribadi keluarga Kuncoro. Dia mengatakan, ada sejumlah penyesuaian yang dilakukan untuk karakternya. Mengingat latar waktu film Janur Ireng mundur belasan tahun dari Sewu Dino.
Namun, Rio belum mau membocorkan perubahannya secara rinci. “Badan sekarang juga agak menggemuk. Jadi, kami cari jalan tengah sama tim make up untuk buat ini jadi believable,” katanya saat ditemui di MD Entertainment, Jakarta Selatan.
Demi mendalami peran Sugik, suami Atiqah Hasiholan itu tidak hanya mengandalkan skenario sebagai bahan observasinya. Dia juga mendalami cerita serta karakternya dengan mengulik informasi dari sumber lain. Misalnya, internet.
“Akhirnya saya cari-cari di YouTube, podcast-podcast karena banyak banget universenya yang dipecah-pecah selain di buku,” papar Rio. Lebih lanjut, dia menyebut film Janur Ireng jauh lebih menantang dari segi teknis.
Juga lebih mengerikan dari segi cerita. “Secara treatment sih yang saya rasain lebih gore. Secara teknis lebih banyak menggunakan sling,” jelas dia. Selain itu, juga melibatkan lebih banyak ketimbang film pertamanya.
Menurut Rio, perbedaan itu menyesuaikan kebutuhan skenario alias cerita Janur Ireng. “Kalau Sewu Dini kan lebih intimate. Nah, kalau ini mungkin tetap di sebuah ruangan, cuma ruangannya lebih besar. Jadi, banyak melibatkan extras,” tuturnya.
Film Janur Ireng merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Simple Man. Dibintangi oleh Givina Lukita, Marthino Lio, Ratu Rafa, dan lainnya, film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada 24 Desember 2025.
