Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 April 2024, 00.24 WIB

Robot Pemadam Turut Padamkan Kebakaran di Gudang Amunisi Milik TNI, Ini Fungsinya

Mobil pemadam kebakaran yang akan memasuki Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 07/155 GS Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/3/2024). Kompi Zeni Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) TNI AD dan 24 alat pemadam - Image

Mobil pemadam kebakaran yang akan memasuki Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) di Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 07/155 GS Kodam Jaya di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/3/2024). Kompi Zeni Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) TNI AD dan 24 alat pemadam

 
JawaPos.com - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) menerjunkan robot pemadam untuk melakukan pemadaman di gudang amunisi daerah (gudmurah) milik Kodam Jaya di Desa Ciangsana, Gunung Putri, Bogor, Sabtu (30/3) kemarin. 
 
"Kita menerjunkan robot pemadam dua unit untuk melakukan pemadaman," ujar Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (31/3).
 
Ia mengatakan, pengoperasian robot pemadam ini dilakukan melalui remote control dari jarak ratusan meter oleh personel damkar.
 
 
"Pemadaman dengan menggunakan remote control," ungkapnya.
 
Pengoperasian robot damkar ini, kata Satriadi, khusus untuk pemadaman kebakaran yang sekiranya terlalu berpotensi melukai personel di lapangan.
 
"Memang diperuntukkan bagi lokasi TKP yang berpotensi membahayakan anggota," pungkasnya. 
 
Sebelumnya, kebakaran di gudang amunisi daerah (gudmurah) milik Kodam Jaya di Desa Ciangsana, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/3) sudah dalam tahap pendinginan. Puluhan pemadam kebakaran sudah dapat melokalisir perambatan api di lokasi.
 
"Sampai saat ini masih terus pendinginan. Masih penyiraman air di lokasi," ujar Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (31/3).
 
Dengan kondisi terkini di lokasi, ia memastikan bahwa potensi perambatan api sudah tidak mungkin lagi dalam kebakaran di gudang amunisi milik TNI tersebut. 
 
"Potensi adanya api lagi sudah tidak mungkin. Tinggal asap aja," terangnya.
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore