
Tercatat sekitar 548 ribu kendaraan telah melintas GT Cikampek Utama pada arus balik Lebaran 2026. (Jasa Marga)
Sebagai upaya mendukung kelancaran arus balik, Jasa Marga juga memberikan insentif khusus bagi para pemudik yang melakukan perjalanan lebih awal atau menunda kepulangan melalui potongan tarif tol.
"Dalam mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada periode arus balik serta pemberlakuan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal atas diskresi Kepolisian, yakni dari KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, JTT mengoperasikan sebanyak 22 gardu transaksi untuk melayani pengguna jalan menuju arah Jakarta," terangnya.
Selain itu, JTT melalui PT Jasamarga Semarang Batang juga menghadirkan alternatif perjalanan bagi pengguna jalan melalui pemberlakuan potongan tarif tol sebesar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang yang berlaku hingga 31 Maret 2026.
"Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan," ucap Ria.
Kondisi Lalu Lintas di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Kepadatan tidak hanya terjadi di Cikampek. Beberapa gerbang tol utama di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur juga mencatatkan kenaikan volume kendaraan yang drastis:
- GT Kalikangkung: Kendaraan yang meninggalkan Semarang mencapai 364.912 unit (naik 202,94 persen).
- GT Banyumanik: Arus menuju Jakarta tercatat 378.841 kendaraan (naik 156,39 persen).
