
Suasana tol Gempol-Pasuruan saat arus balik Lebaran 2026. (Jasa Marga)
JawaPos.com - Arus lalu lintas di ruas Tol Gempol-Pasuruan (Gempas) menunjukkan peningkatan signifikan selama periode Lebaran 2026.
PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) mencatat ratusan ribu kendaraan telah melintasi jalur kunci di Jawa Timur ini sejak H-10 hingga H+6 Idulfitri 1447 H.
Lonjakan ini membuktikan antusiasme pemudik yang memanfaatkan infrastruktur Trans Jawa untuk kembali ke kampung halaman maupun menuju destinasi wisata di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.
Berdasarkan data terbaru, total volume kendaraan yang masuk dan keluar di Ruas Gempol–Pasuruan pada periode 11–28 Maret 2026 menembus angka 307.984 kendaraan.
Baca Juga:One Way Tol Trans Jawa Masih Berlaku, Hindari Exit Cikopo dan Gunakan Jalur Alternatif Ini
Angka ini mengalami kenaikan sebesar 4,86% dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 293.710 kendaraan.
"Angka ini naik 4,86% dibandingkan lalin normal sebesar 293.710 kendaraan," ujar VP. Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, Sabtu (28/3).
Jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun 2025 lalu, tren tahun ini jauh lebih tinggi.
Tercatat ada kenaikan sebesar 10,82% dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 277.903 kendaraan.
Distribusi kendaraan tersebar di empat Gerbang Tol (GT) utama di sepanjang ruas Gempas. Beberapa titik mengalami lonjakan hingga di atas 20 persen. Berikut detailnya:
- GT Bangil: Mengalami kenaikan arus keluar (exit) sebesar 17,78% dengan total 31.596 kendaraan.
- GT Pasuruan: Menjadi salah satu titik tersibuk dengan total 76.996 kendaraan keluar (naik 14,24%) dan 79.925 kendaraan masuk (naik 11,69%).
- GT Grati: Sebagai titik paling timur, GT Grati mencatat kenaikan arus keluar yang cukup tajam sebesar 22,01% atau sebanyak 27.595 kendaraan.
- GT Rembang: Berbeda dengan titik lain, GT Rembang justru mengalami penurunan arus sekitar 27-29% dibandingkan hari normal.
