
Freelander yang tertangkap kamera merupakan hasil kerjasama Jaguar Land Rover dan Chery. (@TychodeFeijter)
JawaPos.com - Nama legendaris Land Rover Freelander kembali mencuri perhatian publik otomotif global. Namun kali ini, kemunculannya benar-benar di luar dugaan. Freelander tidak lagi berada di bawah naungan Jaguar Land Rover, melainkan hadir sebagai merek kendaraan listrik independen hasil kolaborasi dengan Chery.
Perusahaan patungan kedua raksasa otomotif tersebut telah mengonfirmasi bahwa Freelander terbaru akan resmi debut pada 31 Maret 2026, menandai babak baru dalam evolusi SUV listrik global.
Desain Modern dengan Sentuhan Klasik
Teaser resmi pertama memperlihatkan identitas visual yang kuat. Lampu depan berbentuk persegi panjang dengan grafis LED bergaya piksel menjadi sorotan utama. Tampilan depan dibuat tegak dengan tambahan aksen spatbor dan bumper berlapis plastik abu-abu, memperkuat karakter SUV tangguh.
Menariknya, garis desain vertikal di bagian depan memberikan penghormatan pada model klasiknya. Sebagai informasi, Land Rover Freelander generasi pertama debut pada 1997, disusul generasi kedua pada 2006 hingga akhirnya dihentikan pada 2015 dan digantikan oleh Land Rover Discovery Sport.
Terinspirasi Defender, Siap Jadi SUV Keluarga Besar
Secara keseluruhan, desain Freelander terbaru banyak terinspirasi dari Land Rover Defender, yang kini menjadi acuan desain SUV modern, termasuk dari pabrikan Tiongkok. Meski demikian, sentuhan desain dari studio JLR di Inggris memberikan legitimasi tersendiri pada tampilan premium model ini.
Berdasarkan foto mata-mata yang beredar sebelumnya, SUV ini mengusung siluet kotak khas dengan dimensi besar. Freelander terbaru diperkirakan memiliki panjang lebih dari 5.100 mm, serta mengadopsi konfigurasi tiga baris kursi, menjadikannya ideal sebagai kendaraan keluarga.
Dalam akun media sosial X milik Tycho de Feijter menampilkan beberapa gambar mobil tersebut masih terbalut dengan selimut kamuflase yang sedang melakukan pengujian.
akun @TychodeFeijter menuliskan :
"Foto Mata-mata: SUV Chery-JLR Freelander untuk China. Freelander adalah merek baru di bawah Chery-JLR. Nama Cinanya adalah 神行者 (Shén Xíngzhě). Freelander akan memproduksi berbagai SUV berbasis platform Chery. Foto mata-mata menunjukkan SUV bergaya off-road berbentuk kotak selama uji coba musim dingin di China Utara. Mobil ini memiliki roda besar, rel atap, gagang pintu yang dapat ditarik keluar, dan overhang belakang yang panjang. Desainnya tampak sedikit mirip Defender - tetapi lebih keren. Panjangnya tampak kurang dari 5 meter. Tenaga: EV & EREV, RWD & AWD. Ada juga mobil uji Luxeed V9 di foto kedua. Luxeed adalah merek Huawei-HIMA, tetapi Chery adalah pabrikannya, jadi masuk akal jika kedua mobil baru tersebut diuji bersama di salju".
Platform Modern dengan Teknologi Listrik Canggih
Di balik desainnya, SUV ini diyakini menggunakan platform modular terbaru dari Chery. Arsitektur ini dirancang fleksibel untuk mendukung powertrain listrik murni (EV) maupun sistem range extender, serta telah kompatibel dengan teknologi pengisian daya ultra cepat.
Langkah ini menegaskan posisi Freelander sebagai pemain serius di segmen SUV listrik global yang semakin kompetitif.
Produksi di Tiongkok, Siap Ekspansi Global
Produksi Freelander akan dipusatkan di fasilitas CJLR di Changshu, Tiongkok. Pabrik ini tengah mendapatkan investasi besar senilai ¥3 miliar (sekitar $436 juta) untuk mendukung transisi menuju produksi kendaraan listrik, sekaligus menggantikan lini lama seperti Range Rover Evoque.
Tak hanya itu, perusahaan patungan ini juga tengah memperluas timnya dengan membuka lebih dari 30 posisi kerja di wilayah Shanghai dan Suzhou. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka sedang membangun fondasi bisnis baru yang solid.
