Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Maret 2026, 18.01 WIB

Persiapkan Infrastuktur Secara Matang, Nuanu Creative City Bali Siap Serahterimakan 400 Unit Residential ke Konsumen 2027

Ilustrasi Sutala, distrik kuliner dan gaya hidup terbaru di dalam Nuanu Creative City yang dirancang menyatukan restoran, budaya, dan kehidupan sosial dalam lingkungan yang walkable. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Sutala, distrik kuliner dan gaya hidup terbaru di dalam Nuanu Creative City yang dirancang menyatukan restoran, budaya, dan kehidupan sosial dalam lingkungan yang walkable. (Istimewa)

 JawaPos.com - Bali tetap menjadi incaran investor untuk mengembangkan bisnisnya, khususnya sektor properti. Pengembang Nuanu Real Estate terus mempersiapkan kawasan hunian dengan menggarap sejumlah proyek infrastruktur guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para konsumennya.

Membentang seluas 44 hektare di pesisir barat daya Bali, kawasan ini dirancang sebagai lingkungan yang saling terhubung, tempat dimana para penghuninya dapat tinggal, bekerja, belajar, dan berkembang selaras dengan alam. Dengan komitmen hanya mengembangkan 30% dari total lahan, Nuanu membentuk model baru kehidupan urban yang lebih berkelanjutan.

“Nuanu sejak awal tidak dirancang sebagai sekadar proyek pengembangan properti biasa.Kami memprioritaskan pembangunan infrastruktur terlebih dahulu yang mendukung kehidupan sehari-hari dan menciptakan nilai tambah bagi para penghuninya,” ujar Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City.

Reyni Wullur, Head of Corporate Communications Nuanu Real Estate mengatakan perkembangan Nuanu dan proyek-proyek terus berjalan, dan ditargetkan  lebih dari 400 unit residensial dan hospitality yang siap diserahterimakan pada 2027.

Saat ini, Nuanu Real Estate sedang menjalankan 12 proyek hunian dan satu hotel investasi dengan skema kepemilikan hak milik dan hak sewa. Sejumlah proyek telah menunjukkan progres yang signifikan. The Collection Vol. 1 dan Ecoverse ditargetkan rampung pada kuartal pertama 2026, sementara OXO The Pavilions dan Flower Estates telah resmi memasuki tahap konstruksi pasca groundbreaking.

Salah satu proyek terbaru dengan kepemilikan hak milik bagi warga negara Indonesia, Flower Estates, menghadirkan 28 unit vila yang terinspirasi dari gabungan orangerie khas Eropa dan lanskap tropis Bali. Dipasarkan mulai dari Rp8,4 miliar, proyek ini dikembangkan bersama Nuanu Nature Team dengan taman privat sebagai elemen utama pengalaman tinggal.

Proyek lainnya adalah Black Sands Oasis, pengembangan vila dan studio berstatus hak sewa dengan arsitektur desert modernism, serta The Sense, konsep hunian berbasis komunitas yang dirancang bagi kreator, wirausahawan, dan profesional. Sementara itu, X Hotel, proyek hotel investasi pertama Nuanu, dijadwalkan memasuki tahap arsitektural pada akhir April dengan target serah terima pada kuartal pertama 2027.

Sejalan dengan pengembangan residensial, Nuanu terus memperluas ekosistemnya melalui distrik dan inisiatif baru yang mendukung kehidupan sehari-hari. Salah satu proyek strategis berikutnya adalah Sutala, distrik kuliner dan gaya hidup terbaru di dalam Nuanu Creative City yang dirancang menyatukan restoran, budaya, dan kehidupan sosial dalam lingkungan yang walkable.

“Sutala mencerminkan evolusi industri kuliner. Hari ini, orang tidak hanya mencari makanan, tetapi juga lokasi, atmosfer, dan komunitas,” ujar Conrad, Director of Sutala.

Soft launch dijadwalkan pada akhir tahun 2026, Sutala secara aktif mengundang brand restoran terbaik dari Indonesia serta nama-nama kuliner terkemuka di Asia Tenggara untuk bergabung. Berdiri di atas area seluas 17.000 m², Sutala akan menghadirkan lebih dari 60 tenant yang terkurasi, memadukan ragam pengalaman kuliner dan gaya hidup dalam satu destinasi yang dinamis.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore