Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Mei 2025, 21.47 WIB

Mengenal Teknologi Smart Farming bagi Pertanian Modern, Apa Saja Manfaatnya untuk Petani?

Ilustrasi smart farming (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi smart farming (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Di era saat ini, teknologi semakin maju dan merambah ke berbagai sektor, salah satunya sektor pertanian. Akhir-akhir ini smart farming sedang gencar diterapkan di seluruh dunia.

Berdasarkan laman iso.org, smart farming atau pertanian cerdas merupakan teknologi yang digunakan dalam pertanian modern sebagai keberlanjutan pertanian membantu kerja petani.

Teknologi yang juga dikenal sebagai pertanian digital ini membantu memberdayakan petani dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan meningkatkan produktivitas.

Pertanian cerdas mengacu pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) modern dan analisis data pertanian. 

Penerapan smart farming ini berbentuk bantuan drone pertanian, robot, sensor IoT (Internet of Things), hingga big data. 

Konsep kegiatan pertanian modern ini juga dianggap sebagai jalan untuk meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan seperti pemborosan pangan.

Prosedur kerjanya sendiri menghubungkan perangkat digital, sensor, data, dan analisis otomatis yang nantinya dapat membantu petani.

Mengutip dari laman bbppketindan.bppsdmp.pertanian.go.id, di Indonesia sendiri telah menerapkan berbagai program seperti low cost smart farming dan pengembangan inkubator agribisnis.

Program itu sama seperti smart farming pada umumnya, memanfaatkan teknologi IoT dan kecerdasan buatan (AI), namun dengan teknologi yang lebih sederhana dan pengeluaran biaya operasional yang lebih sedikit.

Contoh sistem yang menggunakan low cost smart farming di Indonesia yakni sistem pemantauan berbasis sensor dan sistem kontrol nutrisi otomatis.

Lalu apa saja manfaat dari menerapkan smart farming? Berikut penjelasannya, dilansir dari laman Polbangtan Malang.

1. Meningkatkan Produktivitas

Dengan memanfaatkan teknologi canggih dengan optimal, petani bisa memperoleh hasil panen yang lebih baik dan proses produksi menjadi lebih efisien.

2. Pengurangan Biaya

Teknologi smart farming juga dapat menekan biaya operasional karena program yang telah diatur berdasarkan perhitungan big data, membuat tidak ada penggunaan air, pupuk, dan pestisida secara berlebihan.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore