
4 weton sabdo pandito ratu
Sikap tenggang rasa ini dapat terwujud sebagai bagian dari rasa welas asih yang dimilikinya.
Senin Wage akan melihat orang yang sedang susah tersebut adalah gambaran dirinya sendiri. Sehingga baginya menolong orang lain adalah menolong dirinya sendiri. Senin Wage menjalani kehidupannya dengan ketulusan. Mereka senantiasa bersikap tanpa pamrih dalam melakukan kebaikan. Semakin paham seseorang dengan jati dirinya, maka akan semakin tulus dan rendah hati. Orang Senin Wage juga memiliki pembawaan yang tenang. Mereka tetap merasa nyaman di dalam ketidaktahuan mereka. Artinya mereka percaya kepada rencana alam semesta dalam membimbing dan mengarahkan hidupnya.
4. Selasa Legi
Banyak tantangan kehidupan atau rasa sakit yang harus dialami sepanjang hidupnya. Hati mereka selalu merasa damai. Hal itu dapat terlihat dari sifat Selasa legi yang selalu berusaha ceria dan memberikan kebahagiaan bagi orang yang ada di sekelilingnya. Meskipun dia sendiri sedang dalam keadaan susah.
Mereka akan berusaha menyembunyikan kesusahannya itu dari pandangan orang lain. Meskipun mudah marah, namun Waton ini juga adalah seorang yang pemaaf.
Selasa lagi mudah melupakan dan memberi ampun kepada orang-orang yang menyakitinya. Jika Tuhan saja maha pengampun, mengapa tidak dirinya yang hanya seorang manusia biasa?
Selasa Legi juga seorang yang berwawasan luas.
Kemampuannya yang cepat dalam memahami berbagai bidang ilmu menjadikannya sosok yang bertanggung jawab dan tidak akan terlalu banyak omong jika tidak menyangkut hal penting.
Weton ini juga tidak segan dalam memberikan pertolongan kepada sesamanya yang membutuhkan.
Selasa lagi menyimpan kemuliaan di dasar hatinya. Pribadinya yang terlalu kuat acap kali membuat Selasa Legi menjadi orang yang keras kepala dan mudah sekali tersinggung.***
