Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Januari 2025, 05.50 WIB

Kenali Acrophobia dan Cara Mengatasi Takut Ketinggian yang Tepat

Ilustrasi acrophobia atau takut ketinggian. (Freepik) - Image

Ilustrasi acrophobia atau takut ketinggian. (Freepik)

Sementara gejala psikologis dapat mencakup:

Mengalami panik saat melihat tempat tinggi atau memikirkan untuk berada di tempat tinggi.

Takut terjebak di tempat yang tinggi.

Merasa cemas dan takut ketika harus naik tangga, melihat ke luar jendela, atau berkendara di atas jembatan.

Khawatir secara berlebihan tentang kemungkinan menemui ketinggian di masa depan.

Apa Penyebabnya?

Acrofobia dapat berkembang setelah mengalami pengalaman traumatis terkait ketinggian, seperti jatuh dari tempat tinggi atau melihat orang lain jatuh dari tempat tinggi. Fobia ini juga bisa berkembang tanpa penyebab yang jelas, dimana faktor genetik atau lingkungan.

Misalnya, seseorang akan lebih cenderung mengembangkan akrofobia jika ada anggota keluarga yang mengalaminya atau bisa juga dari perilaku pengasuh saat kecil.

Cara Mengatasi Acrophobia

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah mengidentifikasi pemicu spesifik dan akui rasa takut tersebut sebagai langkah awal penyembuhan. Teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, dan visualisasi juga membantu mengelola kecemasan yang muncul.

Jika acrophobia sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasikan dengan profesional kesehatan mental yang dapat merekomendasikan kombinasi terapi dan pengobatan tertentu untuk mengurangi gejala kecemasan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore