Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Juni 2023, 21.57 WIB

Dinilai Melakukan Penistaan Agama, Rumah Panji Gumilang Akan Digeruduk

Pimpina Pondok Pesantren Al zaytun Panji Gumilang yang kerap menuai Kontroversial. - Image

Pimpina Pondok Pesantren Al zaytun Panji Gumilang yang kerap menuai Kontroversial.

JawaPos.com – Rumah Panji Gumilang di Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Depok, dikabarkan akan digeruduk oleh massa. Penggerudukan rumah pimpinan Ponpes Al Zaytun itu, dilakukan karena dinilai melakukan penistaan agama.

"Saya sudah membicarakan soal ini dengan Organisasi Masyarakat (Ormas) dan aliansi yang ada di Kota Depok," ungkap Ketua Forum Umat Bersatu (FUB) Kota DepokHabib Abdul Aziz Assegaf, dikutip dari Radar Depok, Sabtu (24/6).

Habib Abdul Aziz Assegaf mengaku, sudah lama mengetahui bila Panji Gumilang memiliki rumah di Depok. Dirinya ingin memberi efek jera.

“Bahwa masyarakat Islam di Kota Depok juga tidak mau jika salah satu penista agama, bermukim Kota Depok ini," jelas Habib Abdul Aziz Assegaf.

Habib Abdul Aziz Assegaf juga mengaku, dia sudah mengirimkan beberapa tim untuk memantau rumah Panji Gumilang, sekaligus mengonfirmasi RT setempat.

“Saya mendapat laporan bahwa rumah Panji Gumilang tampak sepi, seperti tidak berpenghuni. Sabtu (24/6) pagi, akan ada rapat dan konsultasi kembali dengan ormas di Depok,” kata Habib Abdul Aziz Assegaf.

Sementara ini, sambung Habib Abdul Aziz Assegaf, dirinya masih menunggu sikap dari pemerintah soal Ponpes Al Zaytun. Yang jelas, FUB sudah kecewa dengan Panji Gumilang.

“Karena Panji Gumilang mengaku Komunis. Bahkan dia menyatakan bahwa ada Mazhab Soekarno, juga statement Panji Gumilang yang mengatakan Alquran itu bukan kalam Allah SWT dan bukan wahyu Allah SWT,” tegas Habib Abdul Aziz Assegaf.

Habib Abdul Aziz Assegaf menerangkan, seperti yang sudah diketahui, umat Islam sejak dahulu, hanya ada 4 mazhab. Yaitu Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hambali.

"Dari zaman Kiai Haji Hasyim Asyari sampai sekarang, kita tahu bahwa tidak pernah ada Mazhab Soekarno. Pokoknya (rencana geruduk), kami mau maksimal dan tidak gegabah," ujar Habib Abdul Aziz Assegaf

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore