
Direktur Utama Bursa CFX, Subani. (RianAlfianto/JawaPos.com).
Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses ringkasan data pasar yang menampilkan informasi seperti frekuensi transaksi, volume perdagangan harian, hingga pergerakan harga acuan aset kripto di pasar spot maupun derivatif.
Dengan semakin terbukanya akses terhadap data tersebut, CFX berharap masyarakat dapat memiliki referensi yang lebih jelas sebelum memutuskan berinvestasi di aset digital.
“Data industri, DAKD, hingga ringkasan pasar yang tersedia dapat menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di aset kripto,” kata Subani.
Ke depan, CFX menyatakan akan terus menambah berbagai instrumen data pasar yang relevan agar masyarakat memiliki akses informasi yang lebih luas mengenai perkembangan industri aset kripto di dalam negeri.
