
ilustrasi people pleaser yang sedang kumpul dengan teman-temannya. Freepik
JawaPos.com – Apakah Anda sering kali berusaha keras untuk membuat orang lain bahagia, bahkan ketika hal itu mengorbankan ketenangan diri sendiri?
Meskipun bersikap perhatian dan suka menolong pada umumnya merupakan hal baik, jika dilakukan secara berlebihan bisa menjadi pola yang dikenal sebagai people pleaser.
Kebiasaan ini nyatanya dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan emosional Anda.
Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut lima tanda dari people pleaser dan cara untuk terbebas dari perilaku buruk ini, seperti dilansir Times of India.
Sulit untuk menolak atau berkata tidak
Salah satu tanda bahaya terbesar dari perilaku people pleaser ialah ketidakmampuan untuk mengatakan "tidak".
Baik itu teman yang meminta bantuan atau rekan kerja yang menumpuk pekerjaan, people pleaser setuju untuk melakukan apa saja, bahkan ketika itu merepotkan dirinya sendiri.
Terus-menerus mengatakan "ya" bisa menyebabkan kelelahan, kebencian, dan kurangnya waktu pribadi.
Menghindari konflik dalam situasi apa pun
People pleaser sering kali berusaha keras untuk menjaga kedamaian, bahkan jika itu berarti menekan perasaan atau pendapat dirinya sendiri.
Baik itu tentang hubungan, persahabatan, atau bahkan di tempat kerja, pikiran tentang konflik mungkin membuat mereka tidak nyaman.
Juga, mereka mungkin menghindari konfrontasi dengan menyetujui orang lain, bahkan ketika tidak sepenuhnya setuju hanya untuk menghindari pertengkaran.
