JawaPos.com - Kia melakukan recall terhadap 1.385 Sorento PHEV yang diproduksi antara 2 April hingga 17 Oktober 2024. Sebab, beberapa model di Amerika Serikat memiliki risiko terbakar yang lebih tinggi lantaran saluran bahan bakarnya bisa rusak saat terjadi kecelakaan.
Seperti dilansir dari Carscoops, pemilik kendaraan yang terdampak akan diberitahu pada awal Januari 2025 dan harus segera membawa mobilnya ke dealer Kia untuk diperbaiki.
Recall kali ini sedikit lebih rumit dari sekadar saluran bahan bakar yang dapat dengan mudah terlepas dari posisinya saat terjadi kecelakaan.
Kia mengatakan, dalam tabrakan frontal rangka depan SUV dapat terdorong ke belakang. Hal ini bisa mendorong rak kemudi ke saluran bahan bakar, yang berpotensi merusaknya dan menyebabkan kebocoran.
Untungnya, sejauh ini produsen mobil tersebut belum melaporkan adanya kecelakaan, cedera, kebakaran, atau kematian yang terkait dengan cacat ini.
Adapun masalah ini baru terungkap selama uji tabrak NCAP untuk Sorento model 2026, yang bahkan belum keluar. Selama pengujian, subrangka depan tertekuk cukup jauh hingga merusak saluran bahan bakar.
Menariknya, kerusakan tersebut hanya terlihat pada model Sorento PHEV dengan sistem kemudi bertenaga motor yang dipasang di rak, bukan sistem kemudi bertenaga motor yang dipasang di kolom seperti yang digunakan oleh beberapa varian Sorento PHEV, HEV, dan Sorento biasa.
Demi mengatasi masalah ini, dealer Kia akan memasang penutup pelindung tambahan di sekitar saluran bahan bakar kendaraan yang terkena dampak. Perbaikan ini seharusnya bisa mencegah terjadinya percikan api di bawah kap mesin.
Sebagai informasi, Kia meluncurkan Sorento plug-in hybrid terbaru di awal tahun ini. Mobil ini tersedia dalam bentuk EX AWD dan XS Prestige AWD dan dibanderol mulai dari 47.990 USD atau setara dengan Rp 778,4 juta.
SUV ini dilengkapi mesin empat silinder 1,6 liter turbocharged yang bekerja bersama motor listrik untuk menghasilkan tenaga 261 hp dan torsi 258 lb-ft (350 Nm). SUV ini bisa menempuh jarak hingga 31 mil (50 km) hanya dengan tenaga baterai.