
REAL MADRID CF LOLOS KARTU MERAH: Gelandang Real Madrid Dani Ceballos melindungi bola dari gelandang Atletico Madrid Rodrigo De Paul dalam perempat final Copa del Rey di Estadio Santiago Bernabeu kemarin (28/1) dini hari WIB.
JawaPos.com – Sebuah pernyataan kontroversial dikeluarkan oleh Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid pada akhir pekan lalu. Ia menyoroti rivalnya, Real Madrid yang kerap diuntungkan oleh wasit di beberapa pertandingan.
Pelatih asal Argentina tersebut mengaku tidak kaget jika Real Madrid diuntungkan oleh wasit, lantaran hal tersebut sudah terjadi selama 100 tahun terakhir. Ucapan sang pelatih tersebut dilontarkan usai Real Madrid mengalahkan Celta Vigo dengan skor 5-2, yang ditandai dengan wasit tidak memberikan penalti buat Celta Vigo usai terjadi pelanggaran di kotak terlarang.
“Saya tidak menonton pertandingan tersebut (Real Madrid vs Celta Vigo), tetapi beberapa orang memberi tahu saya tentang insiden di pertandingan itu. Hal itu sudah terjadi selama 100 tahun, dan saya tidak tahu mengapa anda masih terkejut tentang hal tersebut,” ujar Simeone.
Rivalitas antara dua tim ibu kota Spanyol tersebut semakin memanas, apalagi mengingat hasil berbeda yang diraih oleh kedua kubu. El Real berhasil menaklukkan Las Palmas dengan skor 4-1, sementara Atletico Madrid justru takluk dari Leganes.
Momentum tersebut dimanfaatkan oleh salah satu pemain Real Madrid, yaitu Dani Ceballos buat balas menyentil Diego Simeone.
Ceballos mengatakan jika Simeone mengatakan hal tersebut lantaran masih sakit hati dua kali kalah di final Liga Champions melawan Real Madrid. Dua kekalahan tersebut terjadi pada musim 2013/14 dan 2015/16.
“Saya merasa Cholo (julukan Diego Simeone) masih belum bisa melupakan dua kekalahan dari Real Madrid di Liga Champions. Mereka punya pendapatnya masing-masing, sementara kami akan akan fokus di jalur yang sama, yaitu terus meraih kemenangan dan menikmati kemenangan minggu ini,” ujar Ceballos saat diwawancarai oleh media setelah pertandingan.
