
Josko Gvardiol.
JawaPos.com - Jika tidak jadi pesepak bola seperti yang dilakoni selama enam tahun terakhir, Josko Gvardiol bakal jadi pebasket.
Hal itu diungkapkan bek tengah Manchester City dan timnas Kroasia tersebut dalam wawancara dengan BBC. Bek termahal dunia (EUR 90 juta atau Rp 1,7 triliun) itu mengaku sempat mempertimbangkan beralih dari sepak bola ke basket saat berusia 16 tahun atau pada 2018.
Kala itu, Gvardiol menjalani tahun terakhir sebagai pemain akademi klub top Kroasia, Dinamo Zagreb, alias sebelum promosi ke tim utama.
”Aku ragu bisa melanjutkan sepak bola karena ketika aku datang latihan, aku tidak bahagia. Aku ingin mencari solusi lain dan merasa lebih bahagia. Lagipula, semua temanku suka basket,” bebernya.
Pada akhirnya, Gvardiol komitmen dengan sepak bola. Hanya semusim di tim utama Dinamo, dia dijual ke klub Bundesliga RB Leipzig seharga EUR 18 juta (Rp 347,4 miliar). Harga yang naik lima kali lipat saat pindah ke City pada musim panas 2023.
