
Sajian di Mie Ongklok Longkrang, Wonosobo, salah satu makanan khas Jawa Tengah. (Instagram/@jogjacarimakan)
Rasanya segar, manis, dan sedikit asam, sehingga menjadi oleh-oleh favorit wisatawan yang berkunjung ke Banjarnegara. Buah Carica hanya tumbuh di dataran tinggi, menjadikannya salah satu produk lokal yang unik dan khas.
Manisan Carica biasanya dikemas dalam sirup yang menyegarkan, cocok dinikmati saat cuaca panas atau sebagai pencuci mulut setelah makan. Biasanya manisan carica dijual dengan harga Rp15.000 - Rp30.000 per botol.
4. Dendeng Gepuk
Dendeng Gepuk adalah makanan khas Wonosobo yang terbuat dari daging sapi. Sesuai namanya, Dendeng Gepuk dibuat dengan cara menggepuk atau memukul daging sapi hingga pipih.
Setelah itu baru dimasak bersama dengan bumbu-bumbu khas Wonosobo. Hidangan ini memiliki cita rasa manis, gurih, dan sedikit pedas.
Proses memasak yang cukup lama juga membuat bumbu meresap sempurna, memberikan rasa yang kaya pada setiap gigitannya. Dendeng ini biasanya disajikan dengan nasi hangat dan sambal.
Untuk seporsi dendeng, biasanya dijual dengan harga Rp25.000 - Rp50.000 per porsi.
Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Wonosobo, mencicipi kuliner khas setempat merupakan pengalaman yang tak boleh dilewatkan.
Setiap sajian tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi lokal yang patut dilestarikan.
