Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Maret 2026, 11.22 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: 548 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Utama

Tercatat sekitar 548 ribu kendaraan telah melintas GT Cikampek Utama pada arus balik Lebaran 2026. (Jasa Marga) - Image

Tercatat sekitar 548 ribu kendaraan telah melintas GT Cikampek Utama pada arus balik Lebaran 2026. (Jasa Marga)

JawaPos.com-Gelombang arus balik Idulfitri 1447H/2026 dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Data terbaru mencatat lebih dari setengah juta kendaraan telah melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.

Berdasarkan data PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) periode 21–28 Maret 2026, tercatat sebanyak 548.336 kendaraan kembali ke arah Jakarta. Angka ini melonjak tajam hingga 146,24 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang biasanya hanya berkisar 222.683 kendaraan.

Lonjakan volume kendaraan ini diperkirakan masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, memaparkan, berdasarkan data lalu lintas periode H-10 hingga H+7 (11–28 Maret 2026), tercatat sebanyak 724.401 kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa atau meningkat 45,42 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 498.128 kendaraan.

Sementara itu, pada data shift 1 tanggal 29 Maret 2026, tercatat sebanyak 22.088 kendaraan atau meningkat 197,84% dari lalu lintas normal sebanyak 7.416 kendaraan.

"Data tersebut menunjukkan bahwa arus balik dari wilayah Timur Trans Jawa masih terus berlangsung," jelas Ria, Minggu (29/3).

Rekayasa One Way dan Diskon Tarif Tol 23 persen

Guna mengurai kepadatan, pihak kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas one way lokal. Skema ini diterapkan mulai dari KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 GT Cikampek Utama.

Sebagai upaya mendukung kelancaran arus balik, Jasa Marga juga memberikan insentif khusus bagi para pemudik yang melakukan perjalanan lebih awal atau menunda kepulangan melalui potongan tarif tol.

"Dalam mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada periode arus balik serta pemberlakuan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal atas diskresi Kepolisian, yakni dari KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, JTT mengoperasikan sebanyak 22 gardu transaksi untuk melayani pengguna jalan menuju arah Jakarta," terangnya.

Selain itu, JTT melalui PT Jasamarga Semarang Batang juga menghadirkan alternatif perjalanan bagi pengguna jalan melalui pemberlakuan potongan tarif tol sebesar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang yang berlaku hingga 31 Maret 2026.

"Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan," ucap Ria.

Kondisi Lalu Lintas di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Kepadatan tidak hanya terjadi di Cikampek. Beberapa gerbang tol utama di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur juga mencatatkan kenaikan volume kendaraan yang drastis:

- GT Kalikangkung: Kendaraan yang meninggalkan Semarang mencapai 364.912 unit (naik 202,94 persen).

- GT Banyumanik: Arus menuju Jakarta tercatat 378.841 kendaraan (naik 156,39 persen).

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore