Fikayo Tomori jadi salah satu pemain Inggris yang perkuat AC Milan. (AFP via Getty Images) JawaPos.com - Marcus Rashford santer diisukan menarik minat tim Serie A, yaitu AC Milan. Jika seandainya transfer ini terjadi, maka Rashford akan jadi pemain kedelapan Inggris yang akan berkarier di klub besar Italia tersebut. Tidak banyak pemain Inggris yang berkarier di luar negeri, termasuk di Italia. Namun, akhir-akhir ini tim-tim Serie A beberapa kali melakukan membeli pemain asal Inggris, meskipun biasanya terkesan pemain “buangan” atau pemain yang memang sudah tidak diinginkan klub pemilik sebelumnya. Begitupun AC Milan, sepanjang sejarah tidak banyak pemain Inggris yang membela I Rossoneri. Total baru ada tujuh pemain Inggris yang memperkuat tim pengoleksi tujuh gelar Liga Champions ini. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, AC Milan membeli dua pemain Inggris, dan keduanya sejauh ini menjadi bagian penting tim ini, yaitu FIkayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek. Lalu, siapa saja pemain Inggris yang pernah membela AC Milan? 1. David Beckham Selebriti bintang sepakbola, David Beckham, sebelumnya pernah bermain untuk tim besar Inggris dan Spanyol, yaitu Manchester United dan Real Madrid. Setelah karirnya di Real Madrid usai, ia melanjutkan karirnya di MLS Amerika Serikat bersama LA Galaxy. Namun, di tengah musim Beckham punya peluang untuk memperkuat salah satu tim besar Italia, AC Milan. Beckham pun memperkuat AC Milan pada 2009 dengan status pinjaman dengan alasan untuk mengisi waktu kosongnya di MLS, bergabung bersama pemain-pemain bintang lain seperti Maldini, Ronaldinho, dan Pirlo. Beckham menjalani setengah musim bersama AC Milan catatkan 18 kali penampilan dan menyumbang dua gol. Tahun depannya, Beckham kembali memperkuat AC Milan dengan status pinjaman lagi dengan catatan 11 kali penampilan. 2. Fikayo Tomori Fikayo Tomori merupakan mantan pemain akademi Chelsea yang direkrut AC Milan pada 2020. Tidak terpakai di London, Tomori justru jadi salah satu sosok penting di Milan. Didatangkan dengan status pinjaman, kontribusi Tomori membuat AC Milan terkesan sehingga mempermanenkannya dengan biaya 29,2 juta euro. Tomori pun jadi bagian penting saat Milan juara Serie A 2021/2022. 3. Ruben Loftus-Cheek Mencoba mengikuti kisah sukses transfer Tomori, AC Milan kembali membeli mantan pemain akademi Chelsea yang juga terancam tidak terpakai, Ruben Loftus-Cheek. Pemain asal Inggris ini ambil bagian saat membawa AC Milan menjuarai Piala Super Italia 2024. 4. Tammy Abraham Sama seperti Tomori dan Ruben Loftus-Cheek, Tammy Abraham juga mantan pemain akademi Chelsea. Setelah dianggap tidak mencapai potensi maksimalnya di Chelsea, Tammy Abraham berkelana ke Italia menuju AS Roma pada 2021. Bersinar di musim pertama, Tammy Abraham akhirnya pindah ke AC Milan pada 2024, dan sejauh ini sudah menyumbang Piala Super Italia 2024 dengan mencetak gol penentu kemenangan. 5. Ray Wilkins Ray Wilkins membela AC Milan sejak 1984 hingga 1987. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah ini merupakan salah satu pemain terbaik yang dimiliki Timnas Inggris. Secara keseluruhan, Wilkins mencatatkan 105 penampilan di semua kompetisi, dan menyumbang tiga gol dari penampilannya tersebut. Selama tiga musim memperkuat AC Milan, Wilkins gagal memberikan gelar pada Rossoneri. Setelah itu dia melanjutkan karirnya bersama PSG di Prancis. 6. Mark Hateley Didatangkan dari Portsmouth pada tahun 1984, Mark Hateley bermain untuk AC Milan selama tiga musim. Hateley membuat 86 penampilan di semua kompetisi dengan catatan cetak 21 gol. Sayangnya, karir di AC Milan tidak menghasilkan gelar. Pada akhirnya, mantan pemain Coventry City tersebut meninggalkan Milan pada 1987 menuju AS Monaco. 7. Luther Blissett Luther Blissett didatangkan AC Milan pada 1983 dari Watford . Meski Blissett sebelumnya tampil bagus bersama The Hornets, dia pada akhirnya kesulitan menunjukkan ketajamannya di Italia. Hasilnya Blissett hanya mencetak lima gol dari 30 penampilannya bersama AC Milan dan cuma bertahan semusim di San Siro. Blisset pun kembali ke Watford pada musim selanjutnya. 8. Jimmy Greaves AC Milan merekrut Jimmy Greaves yang tampil cukup mengesankan bersama Chelsea pada 1961. Sayangnya, karier Greaves di AC Milan tidak berjalan mulus. Jimmy Greaves hanya tampil dalam 13 laga dan cetak 9 gol. Karena berkonflik dengan pelatih, meski punya efisiensi gol yang apik, Greaves akhirnya langsung kembali ke Inggris dengan bergabung Tottenham pada Desember 1961.