
Suasana arus balik di gerbang tol Cikampek Utama 2, Selasa (24/3) malam. (Jasa Marga)
JawaPos.com - Puncak arus balik Idul Fitri 1447H gelombang pertama telah terlewati tadi malam, Rabu (25/3).
Per hari ini, Kamis (26/3), PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mulai memberlakukan diskon tarif tol 30 persen.
Diskon itu sebagai penghargaan bagi pemudik yang rela kembali belakangan sehingga tidak menambah kepadatan di ruas-ruas tol saat puncak arus balik.
saat puncak arus balik tadi malam, Jasa Marga mencatat lonjakan kendaraan yang luar biasa dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta mencapai lebih dari 100 persen dibandingkan hari biasa.
Kepadatan ini terpantau di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama sejak periode hari H hingga H+3 Lebaran (21–24 Maret 2026).
Sebanyak 239.383 kendaraan telah meluncur ke arah Ibu Kota, melambung 108,44% dari volume lalu lintas normal.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menuturkan, pergerakan kendaraan terus menunjukkan tren meningkat seiring berakhirnya libur lebaran.
Berdasarkan data lalu lintas periode H-10 s.d H+3 (11-24 Maret 2026), tercatat sebanyak 415.448 kendaraan dari wilayah timur trans jawa atau meningkat 6,45% dari lalu lintas normal sebanyak 390.288 kendaraan.
Sementara itu berdasarkan data sif 1 tanggal 25 Maret 2026, tercatat sebanyak 23.921 kendaraan, meningkat 193,15% dari normal sebanyak 8.160 kendaraan.
"Tingginya volume lalu lintas ini menunjukkan bahwa pergerakan arus balik masih berlangsung dan diperkirakan akan terus meningkat," ujar Ria dikutip Kamis (26/3).
Demi menjaga kelancaran, pihak JTT bersama Kepolisian telah menerapkan skema rekayasa lalu lintas.
Mulai dari one way sepenggal hingga sistem buka-tutup situasional di titik-titik krusial seperti KM 263 Pejagan-Pemalang hingga KM 414 GT Kalikangkung.
Kabar gembira bagi Anda yang baru akan melakukan perjalanan balik. Untuk mengurai penumpukan kendaraan, JTT memberikan insentif berupa potongan tarif tol yang cukup besar.
